Al-Hajj
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَـٰتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا۟ ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ 39
(39) Di masa permulaan Islam, kaum Muslimin dilarang memerangi kaum kafir dan diperintahkan untuk bersabar terhadap (gangguan) mereka atas dasar hikmah ilahi. Ketika mereka telah berhijrah ke Madinah dan tetap ditindas, sementara telah terhim-pun ketahanan diri dan kekuatan, maka mereka diperbolehkan melancarkan peperangan. Sebagaimana tertuang dalam Firman Allah تعالى,, ﴾ أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَٰتَلُونَ ﴿ "Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi." Dapat dipahami dari ayat tersebut, bahwasa-nya sebelumnya, mereka dilarang melakukannya. Kemudian Allah mengizinkan bagi mereka untuk memerangi kaum yang melancar-kan peperangan (kepada mereka). Allah memberikan lampu hijau bagi mereka (untuk berperang), karena mereka pihak yang terzha-limi, lantaran dihalang-halangi dari (menjalankan) agama mereka dan disakiti karenanya serta diusir dari kampung-kampung mereka. ﴾ وَإِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ نَصۡرِهِمۡ لَقَدِيرٌ 39 ﴿ "Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha-kuasa menolong mereka itu," maka hendaknya mereka memohon per-tolongan kepadaNya dan meminta bantuan kepadaNya.