Maryam
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ ٱلرَّحْمَـٰنُ وُدًّا 96
(96) Ini merupakan bagian dari nikmat Allah bagi para hambaNya, yang telah memadukan antara keimanan dan amal shalih, bahwasanya Allah berjanji kepada mereka akan menjadi-kan rasa cinta buat mereka. Yakni rasa cinta dan kasih dalam hati para waliNya, penghuni langit dan penghuni bumi. Jika mereka sudah berhasil memiliki rasa cinta pada hati (orang-orang), maka berbagai urusan mereka menjadi mudah, dan mereka akan meraih berbagai macam kebaikan, doa-doa, petunjuk, dapat diterima (oleh pihak lain) dan memperoleh kepemimpinan. Oleh karena itu, ter-maktub dalam sebuah hadits yang shahih:[29] إِنَّ اللّٰهَ إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا؛ نَادَى جِبْرِيْلَ فَقَالَ: إِنِّيْ أُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ، فَيُحِبُّهُ جِبْرِيْلُ، ثُمَّ يُنَادِي فِيْ أَهْلِ السَّمَاءِ فَيَقُوْلُ: إِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوْهُ. فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ، ثُمَّ يُوْضَعُ لَهُ الْقَبُوْلُ فِي الْأَرْضِ. "Sesungguhnya jika Allah mencintai seorang hamba, Dia memang-gil Jibril seraya berkata, 'Sesungguhnya Aku mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril menyeru penduduk langit seraya berkata, 'Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka hendaklah kalian mencintainya.' Maka penduduk langit mencintai-nya. Kemudian ditanamkan (rasa) penerimaan (cinta) di dalam (hati manusia penduduk) bumi kepadanya." Allah menempatkan rasa cinta pada mereka karena mereka mengasihi Allah dan mencintaiNya. Maka Allah (membalasnya dengan) membuat mereka menjadi orang yang dicintai oleh para wali dan kekasihNya.