Al-Israa
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
لَّا تَجْعَلْ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ فَتَقْعُدَ مَذْمُومًا مَّخْذُولًا 22
(22) Maknanya: Janganlah kalian meyakini bahwasanya ada salah satu dari makhluk yang berhak untuk diibadahi. Jangan (pula) kalian menyekutukan siapa pun denganNya dalam beribadah. Se-sungguhnya itu semua merupakan penyulut celaan dan penelantaran (tanpa bimbingan Allah). Allah, para malaikat dan para rasulNya telah melarang syirik, betul-betul mencela pelakunya, dan menyan-dangkan predikat-predikat tercela dan ciri-ciri yang buruk lantaran tindak kesyirikan, selama pelakunya merupakan orang yang sifat-nya paling jelek dan citranya paling buruk. Dalam urusan agama dan dunianya, dia mengalami penelantaran sesuai besar kecilnya tindakannya meninggalkan ketergantungan kepada Rabbnya. Barangsiapa yang bersandar kepada selain Allah, maka (kondi-sinya) akan terlantar, dia pun akan dibuat memiliki ketergantungan kepada obyek yang digantunginya tersebut. Padahal tidak ada se-seorang pun yang mampu memberi manfaat bagi orang lain kecuali dengan izin Allah. Sebagaimana orang yang menjadikan sesembah-an selain Allah mendapatkan celaan dan kenistaan, maka orang yang bertauhid dan mengikhlaskan agamanya hanya kepada Allah serta bergantung hanya kepadaNya, maka dia dalam keadaan ter-puji dan tertolong dalam segala keadaannya. 9