İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nahl
Sure 16

An-Nahl

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

84–85. âyetler

وَيَوْمَ نَبْعَثُ مِن كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا ثُمَّ لَا يُؤْذَنُ لِلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ 84 وَإِذَا رَءَا ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ٱلْعَذَابَ فَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ 85

(84-85) Allah تعالى mengabarkan mengenai kondisi orang-orang kafir di Hari Kiamat, dan bahwa dalih alasan tidak diterima dari mereka dan tidak (pula) dihilangkan hukuman dari mereka, para sekutu mereka berlepas diri dari mereka (para penyembahnya) dan mengakui bahwa mereka berbuat kekufuran dan mengadakan kedustaan kepada Allah. Allah berfirman, ﴾ وَيَوۡمَ نَبۡعَثُ مِن كُلِّ أُمَّةٖ شَهِيدٗا ﴿ "Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul)," yang akan bersaksi atas mereka terhadap amal perbuatan mereka, dan apakah jawaban yang mereka sampaikan terhadap penyeru kepada hidayah. Saksi tersebut yang Allah bang-kitkan adalah saksi yang terbersih lagi paling adil. Mereka itu ada-lah para rasul yang bila telah mengeluarkan persaksian mereka, maka jatuhlah keputusan atas orang-orang kafir tersebut. ﴾ ثُمَّ لَا يُؤۡذَنُ لِلَّذِينَ كَفَرُواْ ﴿ "Kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir," untuk mengajukan alasan. Sebab pengajuan alasan pasca mereka mengetahui kebatilan keyakinan yang mereka pegangi, merupakan alasan yang dusta, tiada berguna bagi mereka sama sekali. Seandainya mereka meminta untuk (diberi kesempatan) kem-bali ke dunia lagi, untuk mengoreksi diri, niscaya tidak akan di-kabulkan dan tidak diberi masa penundaan. Akan tetapi, siksa yang dahsyat akan segera menghampiri mereka, tidak diringankan atas mereka, tanpa ada masa penungguan maupun penangguhan sejak pertama kali mereka melihat siksa itu. Karena mereka tidak mem-punyai kebaikan. Amal perbuatan (buruk) mereka akan dihitung. Mereka disuruh berdiri mempertanggungjawabkan amalan-amalan-nya, (disebutkan satu-persatu) agar mereka dibuat mengakuinya lalu dipermalukan.