İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nahl
Sure 16

An-Nahl

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 36

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِى كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱجْتَنِبُوا۟ ٱلطَّـٰغُوتَ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ هَدَى ٱللَّهُ وَمِنْهُم مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ ٱلضَّلَـٰلَةُ ۚ فَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُكَذِّبِينَ 36

(36) Allah تعالى memberitahukan bahwa hujjahNya telah tegak di hadapan seluruh umat manusia, dan bahwa tidaklah ada sebuah umat yang telah berlalu atau datang belakangan, melainkan Allah pasti telah mengutus seorang rasul di tengah mereka. Mereka se-mua sepakat pada satu dakwah dan satu ajaran, yaitu beribadah ke-pada Allah semata, tiada sekutu bagiNya. ﴾ أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱجۡتَنِبُواْ ٱلطَّٰغُوتَۖ ﴿ "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu," maka, umat manusia terbagi-bagi berdasarkan sambutan baiknya kepada para rasul atau tidak, menjadi dua golongan: ﴾ فَمِنۡهُم مَّنۡ هَدَى ٱللَّهُ ﴿ "Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah," mereka mengikuti para utusan Allah dalam aspek ilmu dan amalan, ﴾ وَمِنۡهُم مَّنۡ حَقَّتۡ عَلَيۡهِ ٱلضَّلَٰلَةُۚ ﴿ "dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesat-an baginya," lalu dia menelusuri jalan kesesatan, ﴾ فَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "maka berjalanlah kamu di muka bumi," dengan raga dan hati kalian, ﴾ فَٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُكَذِّبِينَ ﴿ "dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)," karena kalian bakal menyaksikan keanehan-keanehan. Tidaklah engkau jumpai orang yang mendusta-kan (rasul) melainkan pasti kesudahannya adalah kebinasaan.