Yusuf
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنفُسُكُمْ أَمْرًا ۖ فَصَبْرٌ جَمِيلٌ ۖ عَسَى ٱللَّهُ أَن يَأْتِيَنِى بِهِمْ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْحَكِيمُ 83
(83) Tatkala mereka kembali kepada ayah mereka dan me-ngabarkan berita ini, maka kesedihannya pun semakin dahsyat, kepiluannya pun menjadi-jadi, dan menuduh mereka dalam keja-dian ini sebagaimana tuduhan yang beliau alamatkan kepada me-reka pada peristiwa yang pertama. ﴾ قَالَ بَلۡ سَوَّلَتۡ لَكُمۡ أَنفُسُكُمۡ أَمۡرٗاۖ فَصَبۡرٞ جَمِيلٌۖ ﴿ "Dia berkata, 'Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu. Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku)'," mak-sudnya dalam masalah ini, beliau membentengi diri dengan kesa-baran yang baik yang tidak disertai oleh kemurkaan, keluh-kesah juga pengaduan kepada manusia. Selanjutnya, beliau mengharap-kan datangnya jalan keluar saat menyaksikan persoalan semakin pelik dan kesulitan sudah di ambang batas. Beliau berkata, ﴾ عَسَى ٱللَّهُ أَن يَأۡتِيَنِي بِهِمۡ جَمِيعًاۚ ﴿ "Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semua-nya kepadaku", maksudnya Yusuf, Bunyamin, dan saudara tertua mereka yang tinggal di Mesir. ﴾ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡعَلِيمُ ﴿ "Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mengetahui", Dzat Yang Mengetahui keadaan dan kebu-tuhanku terhadap solusi masalah, karuniaNya dan (mengetahui) keperluan mendesakku kepada curahan kebaikanNya, ﴾ ٱلۡحَكِيمُ ﴿ "lagi Mahabijaksana", Dzat yang menjadikan bagi segala sesuatu ka-dar batasnya, (menjadikan) bagi segala perkara batas penyelesaian-nya sesuai dengan kandungan hikmah rabbaniNya.