İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yusuf
Sure 12

Yusuf

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 102

ذَٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۖ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ أَجْمَعُوٓا۟ أَمْرَهُمْ وَهُمْ يَمْكُرُونَ 102

(102) Tatkala Allah menceritakan kisah ini kepada Muham-mad, Allah berfirman kepada beliau, ﴾ ذَٰلِكَ ﴿ "Demikian itu", yaitu (para nabi) yang Kami beritahukan kepadamu ﴾ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلۡغَيۡبِ ﴿ "(adalah) di antara berita-berita yang ghaib", yang bila tidak Kami wahyukan kepadamu, tentulah kisah agung tersebut tidak akan sampai kepa-damu. Sesungguhnya engkau tidak hadir ﴾ لَدَيۡهِمۡ إِذۡ أَجۡمَعُوٓاْ أَمۡرَهُمۡ ﴿ "di sisi mereka ketika mereka memutuskan rencananya (untuk memasukkan Yusuf ke dalam sumur)", yakni para saudara Yusuf ﴾ وَهُمۡ يَمۡكُرُونَ ﴿ "dan mereka sedang mengatur tipu daya", kepadanya, ketika mereka telah saling bertekad untuk memisahkannya dari sang ayah dalam kondisi yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah تعالى saja, dan tidak mungkin ada orang yang sanggup mengetahuinya kecuali dengan pemberitahuan dari Allah kepadanya. Sebagaimana halnya Allah menceritakan kisah Musa dan peristiwa yang terjadi pada beliau. Dia menyebutkan sebuah keadaan yang tidak ada cara bagi manu-sia untuk mengetahuinya melainkan dengan melalui wahyu. Allah berfirman, ﴾ وَمَا كُنتَ بِجَانِبِ ٱلۡغَرۡبِيِّ إِذۡ قَضَيۡنَآ إِلَىٰ مُوسَى ٱلۡأَمۡرَ وَمَا كُنتَ مِنَ ٱلشَّٰهِدِينَ 44 ﴿ "Dan tidaklah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa dan tiada pula kamu termasuk orang-orang yang menyaksikan." (Al-Qashash: 44), ini merupakan petunjuk yang sangat tajam bahwa risalah yang di-bawa oleh Rasulullah adalah benar adanya.