Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Lail
Sura ya 92

Al-Lail

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya 8–10

وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ وَٱسْتَغْنَىٰ 8 وَكَذَّبَ بِٱلْحُسْنَىٰ 9 فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْعُسْرَىٰ 10

(8-10) ﴾ وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ ﴿ "Dan adapun orang-orang yang bakhil," de-ngan apa yang diperintahkan dan tidak mau mengeluarkan infak wajib dan sunnah dan tidak merelakan dirinya menunaikan ke-wajiban untuk Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَٱسۡتَغۡنَىٰ ﴿ "dan merasa dirinya cukup," tidak memerlukan Allah سبحانه وتعالى dengan tidak menyembahNya dan tidak menganggap dirinya butuh pada Rabbnya sementara tidak ada keselamatan, keberuntungan, dan kemenangan bagi jiwa selain menjadikan Allah سبحانه وتعالى sebagai Dzat yang dicintai dan disembah yang dimaksudkan dan menjadi tujuan, ﴾ وَكَذَّبَ بِٱلۡحُسۡنَىٰ ﴿ "serta mendustakan pahala yang terbaik," yakni mendustakan apa yang diwajibkan Allah سبحانه وتعالى atas para hamba untuk dipercayai berupa akidah-akidah yang baik, ﴾ فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلۡعُسۡرَىٰ ﴿ "maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar," yakni untuk keadaan sulit dan sifat-sifat tercela dengan dijadikan sebagai orang yang mudah melakukan keburukan, di mana saja berada, ia selalu terkait dengan perbuatan-perbuatan maksiat. Kita memohon kepada Allah سبحانه وتعالى semoga diberi keselamatan.