An-Naba
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
أَلَمْ نَجْعَلِ ٱلْأَرْضَ مِهَـٰدًا 6 وَٱلْجِبَالَ أَوْتَادًا 7 وَخَلَقْنَـٰكُمْ أَزْوَٰجًا 8 وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا 9 وَجَعَلْنَا ٱلَّيْلَ لِبَاسًا 10 وَجَعَلْنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشًا 11 وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا 12 وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا 13 وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلْمُعْصِرَٰتِ مَآءً ثَجَّاجًا 14 لِّنُخْرِجَ بِهِۦ حَبًّا وَنَبَاتًا 15 وَجَنَّـٰتٍ أَلْفَافًا 16
Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menyebutkan berbagai nikmat dan dalil yang menunjukkan kebenaran risalah yang dibawa para rasul, seraya berfirman,
(6-16) Maksudnya, bukankah Kami telah memberi kalian berbagai nikmat agung, Kami menjadikan untuk kalian, ﴾ ٱلۡأَرۡضَ مِهَٰدٗا ﴿ "bumi itu sebagai hamparan," yaitu dihamparkan dan ditundukkan bagi kalian dan untuk kepentingan-kepentingan berupa tanah ga-rapan, tempat tinggal, dan jalan. ﴾ وَٱلۡجِبَالَ أَوۡتَادٗا ﴿ "Dan gunung-gunung sebagai pasak," mengokohkan bumi agar tidak berguncang bersama kalian. ﴾ وَخَلَقۡنَٰكُمۡ أَزۡوَٰجٗا ﴿ "Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan," yakni lelaki dan perempuan dari jenis yang sama agar masing-masing dari keduanya merasa tenang pada yang lain dan memben-tuk rasa cinta dan kasih serta membuahkan keturunan dari kedua-nya. Dan termasuk dalam karunia ini adalah nikmatnya wanita yang dinikahi. ﴾ وَجَعَلۡنَا نَوۡمَكُمۡ سُبَاتٗا ﴿ "Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat," yakni sebagai istirahat bagi kalian dan sebagai pemutus pekerjaan yang jika terus dilakukan akan membahayakan badan. Allah سبحانه وتعالى menjadi-kan malam dan tidur sebagai penutup agar gerakan-gerakan mereka yang membahayakan menjadi tenang dan mereka mendapatkan kenyamanan yang bermanfaat. ﴾ وَبَنَيۡنَا فَوۡقَكُمۡ سَبۡعٗا شِدَادٗا ﴿ "Dan Kami ba-ngun di atas kamu tujuh lapis (langit) yang kokoh," yakni tujuh langit yang amat kuat dan kokoh. Allah سبحانه وتعالى menahannya dengan Kuasa-Nya dan menjadikannya sebagai atap bagi bumi. Padanya terdapat berbagai manfaat bagi manusia. Karena itulah Allah سبحانه وتعالى menyebut-kan di antara manfaat matahari seraya berfirman, ﴾ وَجَعَلۡنَا سِرَاجٗا وَهَّاجٗا ﴿ "Dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari)." Allah سبحانه وتعالى meng-ingatkan manusia pada matahari berupa nikmat cahayanya yang menjadi kebutuhan vital bagi mereka dan pada panasnya, karena padanya terdapat berbagai manfaat, seperti untuk mematangkan (buah-buahan). ﴾ وَأَنزَلۡنَا مِنَ ٱلۡمُعۡصِرَٰتِ مَآءٗ ثَجَّاجٗا ﴿ "Dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah," yakni yang sangat deras, ﴾ لِّنُخۡرِجَ بِهِۦ حَبّٗا ﴿ "supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian," seperti gandum, jagung, beras dan lainnya yang menjadi makanan manusia, ﴾ وَنَبَاتٗا ﴿ "dan tumbuh-tumbuhan," mencakup seluruh tumbuh-tumbuhan yang dijadikan Allah سبحانه وتعالى sebagai makanan untuk binatang ternak mereka, ﴾ وَجَنَّٰتٍ أَلۡفَافًا ﴿ "dan kebun-kebun yang lebat," yaitu kebun-kebun yang lebat, yang di dalamnya terdapat berbagai macam buah-buahan lezat. Untuk itu, Dzat yang memberi kalian berbagai nikmat agung yang tidak terkira dan terhitung jumlahnya ini, bagaimana bisa kalian kufuri dan kalian dustakan berita yang dikabarkan pada kalian tentang Hari Kebangkitan dan pengumpulan nanti? Atau mengapa kalian menggunakan nikmat-nikmat Allah سبحانه وتعالى untuk ber-maksiat dan untuk menentangNya?