Al-Hadid
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
يُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَيُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ ۚ وَهُوَ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ 6
(6) ﴾ يُولِجُ ٱلَّيۡلَ فِي ٱلنَّهَارِ وَيُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِي ٱلَّيۡلِۚ ﴿ "Dia-lah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam," mak-sudnya, Allah سبحانه وتعالى memasukkan siang ke dalam malam kemudian diselimuti dengan kegelapan sehingga manusia merasa aman dan tenang. Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى memasukkan malam ke dalam siang sehingga kegelapan yang ada di bumi pun sirna. Bumi disinari dan manusia pun bergerak melakukan pekerjaan demi kepentingan dan kehidupan mereka. Allah سبحانه وتعالى senantiasa memutar siang ke dalam malam dan malam ke dalam siang dengan adanya tambahan dan pengurangan waktu serta panjang dan pendeknya waktu, sehingga musim dan masa menjadi stabil dan berbagai kepentingan pun di-dapatkan. Mahasuci Allah سبحانه وتعالى, Rabb seluruh alam. Mahaagung dan Mulia Allah yang memberi nikmat kepada seluruh hambaNya dengan berbagai macam nikmat yang nampak dan yang samar. ﴾ وَهُوَ عَلِيمُۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ ﴿ "Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati." Maksud-nya, Allah سبحانه وتعالى mengetahui seluruh isi hati makhluk di seluruh alam ini. Allah سبحانه وتعالى memberikan taufik pada siapa saja yang diketahui Allah سبحانه وتعالى sebagai orang yang pantas untuk menerimanya dan me-rendahkan orang yang diketahui sebagai orang yang tidak patut menerima hidayahNya.