Al-Anbiyaa
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
فَلَمَّآ أَحَسُّوا۟ بَأْسَنَآ إِذَا هُم مِّنْهَا يَرْكُضُونَ 12 لَا تَرْكُضُوا۟ وَٱرْجِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَآ أُتْرِفْتُمْ فِيهِ وَمَسَـٰكِنِكُمْ لَعَلَّكُمْ تُسْـَٔلُونَ 13
(12 - 13) Sesungguhnya mereka itu, orang-orang yang dibinasa-kan, (tatkala mereka merasakan siksa dan hukuman Allah dan gesekannya langsung mengenai mereka), tidak ada kemungkinan bagi mereka untuk kembali dan tidak ada cara untuk menarik diri. Mereka hanya bisa berlari-lari dengan kaki mereka di permukaan tanah sebagai bentuk ungkapan penyesalan, kegelisahan, dan sedih atas perbuatan mereka. Selanjutnya, ada yang berkata kepada mereka dengan nada olokan, ﴾ لَا تَرۡكُضُواْ وَٱرۡجِعُوٓاْ إِلَىٰ مَآ أُتۡرِفۡتُمۡ فِيهِ وَمَسَٰكِنِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تُسۡـَٔلُونَ 13 ﴿ "Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada nikmat yang telah kamu rasakan dan kepada tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu ditanya," maksudnya, melarikan diri dan penyesalan tidaklah berguna. Namun, kalau kalian mampu, kembalilah kepada nikmat yang telah kalian rasakan, yang berbentuk aneka benda yang nikmat dan diminati, hunian-hunian kalian yang penuh dengan hiasan, dan dunia kalian yang telah memperdayai dan melalaikan kalian, sampai akhirnya datang ketetapan Allah. Lalu jadilah kalian orang-orang yang larut di dalamnya, memetik kenikmatannya lagi tentram dan terhormat di rumah-rumah kalian. Bisa jadi keinginan-keinginan kalian akan disambut sebagaimana dahulu kalian dikejar-kejar oleh tuntutan-tuntutan dunia seperti kondisi awal kalian. Tapi hal ini tidak mungkin terjadi!