Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Taa-Haa
Sura ya 20

Taa-Haa

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya 1–2

طه 1 مَآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ ٱلْقُرْءَانَ لِتَشْقَىٰٓ 2

(1-2) ﴾ طه 1 ﴿ "Thaha," termasuk dalam kategori huruf-huruf abjad yang terputus untuk membuka sejumlah surat (dalam al-Qur`an), kata ini bukanlah nama bagi Nabi. ﴾ مَآ أَنزَلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡقُرۡءَانَ لِتَشۡقَىٰٓ 2 ﴿ "Kami tidak menurunkan al-Qur`an ini kepadamu agar kamu men-jadi susah," maksudnya bukanlah tujuan adanya wahyu dan di-turunkannya al-Qur`an kepadamu serta penetapan syariat adalah agar engkau menjadi susah karenanya, sehingga dalam kandungan syariat terdapat pembebanan (taklif) yang memberatkan orang-orang mukallaf dan melemahkan kekuatan orang-orang yang meng-amalkan, akan tetapi ia merupakan wahyu dan al-Qur`an serta syariat yang disyariatkan oleh Dzat ar-Rahim ar-Rahman dan dijadi-kan sebagai jembatan pengantar menuju kebahagiaan, kesuksesan, dan kemenangan. Dia benar-benar menyederhanakannya dan me-mudahkan setiap pintu dan jalan-jalan aksesnya. Dia menjadikan-nya sebagai nutrisi bagi hati, jiwa, dan pencipta ketenangan bagi badan. Fitrah-fitrah yang normal dan akal-akal yang lurus me-nyambutnya dengan tulus dan ketundukan. Karena ia mengetahui muatan kebaikan yang berada di dalamnya di dunia dan akhirat.