An-Nahl
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
وَيَجْعَلُونَ لِلَّهِ ٱلْبَنَـٰتِ سُبْحَـٰنَهُۥ ۙ وَلَهُم مَّا يَشْتَهُونَ 57 وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِٱلْأُنثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُۥ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ 58 يَتَوَٰرَىٰ مِنَ ٱلْقَوْمِ مِن سُوٓءِ مَا بُشِّرَ بِهِۦٓ ۚ أَيُمْسِكُهُۥ عَلَىٰ هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُۥ فِى ٱلتُّرَابِ ۗ أَلَا سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ 59
(57-59) ﴾ وَيَجۡعَلُونَ لِلَّهِ ٱلۡبَنَٰتِ ﴿ "Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan," yang mana mengatakan tentang malaikat, para penyembah lagi yang dekat (dengan Allah), mereka itu putri-putri Allah, ﴾ وَلَهُم مَّا يَشۡتَهُونَ ﴿ "sedang untuk mereka sendiri (mereka tetapkan) sesuatu yang mereka sukai," yaitu anak-anak laki-laki bagi diri mereka. Sampai membuat mereka membenci anak-anak perempuan dengan kebencian yang besar. Salah seorang dari mereka pun bersikap, ﴾ وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِٱلۡأُنثَىٰ ظَلَّ وَجۡهُهُۥ مُسۡوَدّٗا ﴿ "apabila seseorang dari mereka diberi ka-bar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) muka-nya," karena kerisauan yang menimpanya, ﴾ وَهُوَ كَظِيمٞ ﴿ "dan dia sangat marah," yaitu marah lantaran kesedihan dan penyesalan karena mendapat kabar (kelahiran) anak perempuan. Kejadian ini bahkan sampai berakibat dia (merasa) reputasinya dicemari di hadapan kaumnya, dan dia pun menyembunyikan diri dari orang banyak disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Lantas, ia mengerahkan pikiran dan nalarnya yang sudah rusak mengenai tindakan apa yang akan ia perbuat berkaitan dengan anak perem-puannya yang mana dia mendapat kabar dalam (wujud) itu. ﴾ أَيُمۡسِكُهُۥ عَلَىٰ هُونٍ ﴿ "Apakah dia akan memeliharanya dengan menang-gung kehinaan," maksudnya membiarkannya tanpa menghabisi nya-wanya dengan menanggung kehinaan dan kenistaan, ﴾ أَمۡ يَدُسُّهُۥ فِي ٱلتُّرَابِۗ ﴿ "ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)," mengu-burnya dalam keadaan hidup. Tindakan itulah yang disebut pengu-buran (al-Wa`du) yang dicela oleh Allah pada kaum musyrikin. ﴾ أَلَا سَآءَ مَا يَحۡكُمُونَ ﴿ "Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetap-kan itu," lantaran mereka menyandangkan sifat kepada Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas dengan kebesaranNya, berupa penis-batan anak kepadaNya. Kemudian, tidak berhenti di sini, bahkan mereka menisbatkan jenis anak yang terburuk (menurut mereka) yaitu anak-anak perempuan yang mereka sangat antipati dan mem-bencinya (kepada Allah). Mengapa mereka menisbatkannya kepada Allah تعالى? Maka sejelek-jelek ketetapan adalah ketetapan mereka.