Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ibrahim
Sura ya 14

Ibrahim

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya ya 9

أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَبَؤُا۟ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ قَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ ۛ وَٱلَّذِينَ مِنۢ بَعْدِهِمْ ۛ لَا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا ٱللَّهُ ۚ جَآءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَرَدُّوٓا۟ أَيْدِيَهُمْ فِىٓ أَفْوَٰهِهِمْ وَقَالُوٓا۟ إِنَّا كَفَرْنَا بِمَآ أُرْسِلْتُم بِهِۦ وَإِنَّا لَفِى شَكٍّ مِّمَّا تَدْعُونَنَآ إِلَيْهِ مُرِيبٍ 9

(9) Allah berkata untuk menakut-nakuti para hambaNya dengan azab yang telah Dia timpakan kepada bangsa-bangsa yang mendustakan ketika telah didatangi oleh para rasul lalu mereka justru mengingkari para rasul. Maka Allah menghukumi mereka dengan siksaan cepat yang dapat disaksikan dan didengar oleh orang-orang. Allah berfirman, ﴾ أَلَمۡ يَأۡتِكُمۡ نَبَؤُاْ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ قَوۡمِ نُوحٖ وَعَادٖ وَثَمُودَ ﴿ "Belumkah sampai (kepada kamu) berita orang-orang sebelum kamu (yaitu) kaum Nuh, 'Ad, Tsamud", sungguh Allah telah mengetengahkan cerita-cerita tentang mereka di dalam kitabNya dan menerangkan-nya dengan panjang lebar. ﴾ وَٱلَّذِينَ مِنۢ بَعۡدِهِمۡ لَا يَعۡلَمُهُمۡ إِلَّا ٱللَّهُۚ ﴿ "Dan orang-orang sesudah mereka. Tidak ada yang mengetahui mereka kecuali Allah", karena jumlah mereka banyak dan karena sejarah-sejarah tentang mereka telah tertelan oleh masa. Mereka semua ﴾ جَآءَتۡهُمۡ رُسُلُهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ ﴿ "para rasul telah datang kepada mereka (membawa) bukti-bukti yang nyata", dengan bermacam-macam bukti tentang kebenaran yang mereka bawa. Allah tidaklah mengutus seorang rasul melainkan pasti dibekali dengan bukti-bukti yang menjadikan orang-orang beriman dengan mukjizat semacam itu. Ketika para rasul telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan, tapi mereka belum tunduk kepadanya (bukti-bukti tersebut), justru malah bersikap sombong terhadapnya ﴾ فَرَدُّوٓاْ أَيۡدِيَهُمۡ فِيٓ أَفۡوَٰهِهِمۡ ﴿ "lalu mereka menutupkan tangannya ke mulutnya (karena kebencian)", maksudnya mereka tidak beriman dengan risalah yang dibawa oleh para rasul, tidak mengatakan sedikit pun yang menunjukkan keimanan. Seperti FirmanNya, ﴾ يَجۡعَلُونَ أَصَٰبِعَهُمۡ فِيٓ ءَاذَانِهِم مِّنَ ٱلصَّوَٰعِقِ حَذَرَ ٱلۡمَوۡتِۚ ﴿ "Mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena (men-dengar suara) petir, sebab takut akan mati." (Al-Baqarah: 19) ﴾ وَقَالُوٓاْ ﴿ "Dan mereka berkata", kepada para rasul dengan te-rang-terangan, ﴾ إِنَّا كَفَرۡنَا بِمَآ أُرۡسِلۡتُم بِهِۦ وَإِنَّا لَفِي شَكّٖ مِّمَّا تَدۡعُونَنَآ إِلَيۡهِ مُرِيبٖ ﴿ "Sesungguh-nya kami mengingkari sesuatu yang kamu disuruh menyampaikannya (kepada kami), dan sesungguhnya kami benar-benar dalam keragu-raguan yang menggelisahkan terhadap sesuatu yang kamu ajak kami kepadanya", maksudnya pada posisi ragu-ragu.