Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ibrahim
Sura ya 14

Ibrahim

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya ya 28

أَلَمْ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ بَدَّلُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ كُفْرًا وَأَحَلُّوا۟ قَوْمَهُمْ دَارَ ٱلْبَوَارِ 28

(28) Allah تعالى berfirman menjelaskan kondisi riil orang-orang yang mendustakan RasulNya, dari kalangan orang-orang kafir Quraisy dan kesudahan ulah mereka. ﴾ أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ بَدَّلُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ كُفۡرٗا ﴿ "Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menukar nikmat Allah dengan kekafiran", kenikmatan dari Allah yakni pengutusan Mu-hammad kepada mereka untuk menyeru mereka kepada pencapaian kebaikan-kebaikan di dunia dan akhirat, dan (menyeru) kepada keselamatan dari macam-macam kejelekan dunia dan akhirat. Mereka menggantikan nikmat ini dengan menampiknya dan mengingkari-nya serta berpaling darinya dengan tindakan diri mereka sendiri dan menghalangi orang lain sehingga ﴾ أ َ ح َ ل ّ ُ و ْ ا قَوۡمَهُمۡ دَارَ ٱلۡبَوَارِ ﴿ "dan men-jatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan", yaitu neraka. Mereka menjadi faktor penyebab kesesatan mereka sendiri, hingga menjelma sebagai malapetaka bagi kaum mereka, padahal diperkirakan memberikan manfaat bagi mereka. Di antaranya, mereka berhasil membujuk kaum mereka untuk keluar menuju perang Badar guna memerangi Allah dan RasulNya. Maka, terjadilah apa yang sudah dibukukan sejarah. Banyak pembesar dan tokoh mereka yang terbunuh dalam pertempuran tersebut.