An-Nahl
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِى كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱجْتَنِبُوا۟ ٱلطَّـٰغُوتَ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ هَدَى ٱللَّهُ وَمِنْهُم مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ ٱلضَّلَـٰلَةُ ۚ فَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُكَذِّبِينَ 36
(36) Allah تعالى memberitahukan bahwa hujjahNya telah tegak di hadapan seluruh umat manusia, dan bahwa tidaklah ada sebuah umat yang telah berlalu atau datang belakangan, melainkan Allah pasti telah mengutus seorang rasul di tengah mereka. Mereka se-mua sepakat pada satu dakwah dan satu ajaran, yaitu beribadah ke-pada Allah semata, tiada sekutu bagiNya. ﴾ أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱجۡتَنِبُواْ ٱلطَّٰغُوتَۖ ﴿ "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu," maka, umat manusia terbagi-bagi berdasarkan sambutan baiknya kepada para rasul atau tidak, menjadi dua golongan: ﴾ فَمِنۡهُم مَّنۡ هَدَى ٱللَّهُ ﴿ "Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah," mereka mengikuti para utusan Allah dalam aspek ilmu dan amalan, ﴾ وَمِنۡهُم مَّنۡ حَقَّتۡ عَلَيۡهِ ٱلضَّلَٰلَةُۚ ﴿ "dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesat-an baginya," lalu dia menelusuri jalan kesesatan, ﴾ فَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "maka berjalanlah kamu di muka bumi," dengan raga dan hati kalian, ﴾ فَٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُكَذِّبِينَ ﴿ "dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)," karena kalian bakal menyaksikan keanehan-keanehan. Tidaklah engkau jumpai orang yang mendusta-kan (rasul) melainkan pasti kesudahannya adalah kebinasaan.