Al-Ghaafir
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
أَوَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ كَانُوا۟ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوا۟ هُمْ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَءَاثَارًا فِى ٱلْأَرْضِ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ وَمَا كَانَ لَهُم مِّنَ ٱللَّهِ مِن وَاقٍ 21 ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانَت تَّأْتِيهِمْ رُسُلُهُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَكَفَرُوا۟ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ قَوِىٌّ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ 22
(21-22) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَوَلَمۡ يَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi," yakni, dengan jiwa dan raga mereka dengan perjalanan untuk merenungkan, mengambil pelajaran dan memikirkan tentang bekas-bekasnya. Lalu mereka melihat bagaimana akhir kesudahan orang-orang sebelum mereka di antara orang-orang yang mendustakan. Tentu mereka akan menjumpainya sebagai seburuk-buruk kesudahan, kesudahan berupa kebinasaan, kehancuran, kenistaan, dan kehina-an. Padahal mereka sebelumnya adalah jauh lebih kuat daripada mereka (yang sekarang) dari sisi jumlah, persiapan, dan kebesaran postur tubuh, ﴾ وَ﴿ "dan" lebih kuat ﴾ وَءَاثَارٗا فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "bekas-bekas mereka di muka bumi," yang terdiri dari berbagai bangunan dan tanaman. Kekuatan bekas (peninggalan) membuktikan kekuatan para pelakunya dan menunjukkan bahwa mereka menikmatinya. ﴾ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ ﴿ "Maka Allah mengazab mereka" dengan siksaanNya ﴾ بِذُنُوبِهِمۡ ﴿ "disebabkan dosa-dosa mereka," ketika mereka tetap dan terus mela-kukannya. ﴾ إِنَّهُۥ قَوِيّٞ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ ﴿ "Sesungguhnya Dia Mahakuat lagi Mahakeras hukumanNya." Maka kekuatan mereka sama sekali tidak ada gunanya sedikitpun di sisi Allah. Bahkan di antara umat yang paling besar kekuatannya adalah kaum 'Ad yang telah berkata, "Siapa di antara kita yang lebih kuat?!" Maka Allah meniupkan angin kepada mereka yang melumpuhkan kekuatan mereka. Angin itu membinasakan mereka dengan total.