Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
Sūrah 40

Al-Ghaafir

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 20

وَٱللَّهُ يَقْضِى بِٱلْحَقِّ ۖ وَٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ لَا يَقْضُونَ بِشَىْءٍ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ 20

(20) ﴾ وَٱللَّهُ يَقۡضِي بِٱلۡحَقِّۖ ﴿ "Dan Allah menghukum dengan haq," se-bab FirmanNya adalah haq dan hukum syariatNya juga haq serta hukum balasanNya pun haq. Dia-lah yang meliputi segala sesuatu dengan ilmuNya, catatan maupun pemeliharaan. Dia-lah Yang Suci dari perbuatan zhalim, kekurangan, dan dari seluruh cacat. Dia-lah yang memutuskan keputusan takdirNya yang apabila Dia menghendaki sesuatu, pasti terjadi, dan bila tidak Dia kehendaki, tidak terjadi. Dan Dia-lah yang memberikan keputusan di antara segenap hamba-hambaNya yang beriman dan yang kafir di dunia dan memisah di antara mereka dengan suatu kemenangan yang dengannya Dia membela para wali dan hamba-hamba yang di-cintaiNya. ﴾ وَٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ مِن دُونِهِۦ ﴿ "Dan sembahan-sembahan yang mereka sem-bah selain Allah." Ini mencakup segala sesuatu yang disembah selain Allah, ﴾ لَا يَقۡضُونَ بِشَيۡءٍۗ ﴿ "tiada dapat menghukum dengan suatu apa pun," karena mereka lemah dan tidak mempunyai keinginan kepada kebaikan dan tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ﴿ "Sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Men-dengar" segenap suara dengan berbagai macam perbedaan bahasa dan beragamnya kebutuhan, ﴾ ٱلۡبَصِيرُ ﴿ "lagi Maha Melihat"[82] terhadap apa yang terjadi dan yang akan terjadi, dan apa yang bisa dilihat dan apa yang tidak bisa dilihat, apa yang diketahui oleh manusia dan apa yang tidak mereka ketahui. Pada awal dua ayat di atas Dia berfirman, ﴾ وَأَنذِرۡهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡأٓزِفَةِ ﴿ "Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat," kemudian Dia menyifatinya (mendeskripsikannya) dengan beberapa sifat yang bisa mengantarkan kepada persiapan untuk menghadapi hari nan dahsyat itu, karena sifat-sifat tersebut mengandung dorongan (dari satu sisi) dan ancaman (dari sisi yang lainnya).