Al-Hijr
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَإِنَّا لَنَحْنُ نُحْىِۦ وَنُمِيتُ وَنَحْنُ ٱلْوَٰرِثُونَ 23 وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱلْمُسْتَقْدِمِينَ مِنكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱلْمُسْتَـْٔخِرِينَ 24 وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ ۚ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ عَلِيمٌ 25
(23-25) Dia-lah, satu-satunya, tidak ada sekutu bagiNya, yang menghidupkan para makhluk dari ketiadaan wujud, setelah sebelumnya mereka bukanlah sesuatu yang bisa disebut, Dia me-wafatkan mereka sesuai dengan ajal-ajal mereka yang telah Dia tentukan. ﴾ وَنَحۡنُ ٱلۡوَٰرِثُونَ ﴿ "Dan Kami (pulalah) yang mewarisi", seperti FirmanNya, ﴾ إِنَّا نَحۡنُ نَرِثُ ٱلۡأَرۡضَ وَمَنۡ عَلَيۡهَا وَإِلَيۡنَا يُرۡجَعُونَ 40 ﴿ "Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan." (Maryam: 40). Perkara tersebut tidaklah sulit, dan tidak mustahil bagi Allah. Sesungguhnya Allah تعالى mengetahui para makhluk yang telah ber-lalu dan yang akan datang, mengetahui sesuatu yang menyusut pada mereka dan bagian tubuh mereka yang tercerai-berai oleh tanah. Dia-lah yang kekuasaanNya tidak terlumpuhkan oleh pe-milik kekuatan mana pun. Dia mampu mengembalikan para hamba-Nya dalam rupa penciptaan yang baru lagi dan menghimpun mereka semua ke hadapanNya. ﴾ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ ﴿ "Sesungguhnya Dia Mahabijaksana", meletakkan segala sesuatu pada tempatnya dan menempatkannya pada kedudukannya, membalas setiap pelaku perbuatan dengan dasar amalannya. Jika baik, maka (balasannya) baik, bila buruk, maka (balasannya) buruk (juga).