التوبة
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
فَرِحَ ٱلْمُخَلَّفُونَ بِمَقْعَدِهِمْ خِلَـٰفَ رَسُولِ ٱللَّهِ وَكَرِهُوٓا۟ أَن يُجَـٰهِدُوا۟ بِأَمْوَٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَقَالُوا۟ لَا تَنفِرُوا۟ فِى ٱلْحَرِّ ۗ قُلْ نَارُ جَهَنَّمَ أَشَدُّ حَرًّا ۚ لَّوْ كَانُوا۟ يَفْقَهُونَ ٨١
(81) Allah تعالى berfirman menjelaskan kekurangajaran orang-orang munafik dengan tidak berangkat berjihad dan tidak adanya perhatian mereka dalam hal itu, yang menunjukkan tidak adanya iman pada mereka dan bahwa mereka memilih kekufuran di atas keimanan. ﴾ فَرِحَ ٱلۡمُخَلَّفُونَ بِمَقۡعَدِهِمۡ خِلَٰفَ رَسُولِ ٱللَّهِ ﴿ "Orang-orang yang di-tinggalkan (tidak ikut berperang) itu merasa gembira dengan tinggalnya mereka di belakang Rasulullah." Ini tidak sekedar tidak mau berang-kat perang, akan tetapi ia lebih dari itu, tidak berangkat berperang ini adalah haram hukumnya, dan lebih dari itu ia menunjukkan kerelaan dengan perbuatan dosa dan membanggakannya.﴾ وَكَرِهُوٓاْ أَن يُجَٰهِدُواْ بِأَمۡوَٰلِهِمۡ وَأَنفُسِهِمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "Dan mereka tidak suka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah." Lain halnya dengan orang-orang yang beriman, yang jika tidak bisa ikut berperang –meski dengan alasan yang benar– mereka pasti bersedih dan menyesali dengan kesedihan dan penyesalan yang dalam, orang-orang Mukmin me-nyukai berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka, karena hati mereka yang diselimuti oleh keimanan dan mereka berharap karunia Allah, kebaikan, nikmat, dan rizkiNya. ﴾ وَقَالُواْ ﴿ "Dan mereka berkata", yakni orang-orang munafik,﴾ لَا تَنفِرُواْ فِي ٱلۡحَرِّۗ ﴿ "Janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini." Yakni mereka berkata bahwa berangkat berjihad adalah kesulitan atas kami karena terik matahari, mereka mendahulukan istirahat yang pendek yang pasti habis daripada istirahat yang abadi lagi sempurna, mereka lebih takut panas yang bisa dilindungi oleh naungan dan lenyap oleh pagi dan petang hari daripada panas yang panasnya tidak terukur yaitu neraka yang menyala-nyala. Oleh ka-rena itu Allah تعالى berfirman, ﴾ قُلۡ نَارُ جَهَنَّمَ أَشَدُّ حَرّٗاۚ لَّوۡ كَانُواْ يَفۡقَهُونَ ﴿ "Katakanlah, 'Api Neraka Jahanam itu lebih sangat panas(nya),' jikalau mereka menge-tahui."