الانسان
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
وَإِذَا رَأَيْتَ ثَمَّ رَأَيْتَ نَعِيمًا وَمُلْكًا كَبِيرًا ٢٠
(20) ﴾ وَإِذَا رَأَيۡتَ ثَمَّ ﴿ "Dan apabila kamu melihat di sana (surga)," yaitu bila kau melihat kenikmatan sempurna penghuni surga, ﴾ رَأَيۡتَ نَعِيمٗا وَمُلۡكٗا كَبِيرًا ﴿ "niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kera-jaan yang besar." Engkau akan melihat masing-masing penghuni surga memiliki istana, kediaman, dan kamar-kamar yang dihiasi, yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata, masing-masing me-miliki kebun penuh bunga, tanaman dekat, buah-buahan nikmat, sungai mengalir, kebun menakjubkan, burung-burung berkicau yang menarik hati dan membahagiakan jiwa. Ia memiliki istri-istri yang amat cantik dan baik dan menyatukan antara kecantikan lahir dan batin. Mereka adalah wanita-wanita cantik dan baik yang memenuhi kebahagiaan dan kenikmatan hati. Di sekelilingnya banyak anak-anak yang kekal dan pelayan abadi, yang dengannya didapatkan kenikmatan dan ketenangan. Kenikmatan hidup men-jadi sempurna. Dan yang paling agung dari semua itu adalah men-dapatkan keridhaan Rabb Yang Maha Penyayang dan mendengar-kan kata-kataNya, nikmatnya berada dekat denganNya serta berbahagia dengan keridhaan dan keabadian selamanya. Semua kenikmatan yang ada di dalam surga kian waktu kian bertambah. Mahasuci Allah Yang Menguasai kerajaan, Yang Mahabenar lagi Nyata, yang simpanan rahmatNya tidak pernah habis dan kebaik-anNya tidak pernah berkurang sebagaimana sifat-sifatNya yang tidak ada akhirnya. Tidak ada kata akhir untuk kebaikan dan dermaNya.