الواقعة
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
فِى كِتَـٰبٍ مَّكْنُونٍ ٧٨
(78) ﴾ فِي كِتَٰبٖ مَّكۡنُونٖ ﴿ "Pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mah-fuzh)" yaitu terpelihara dari mata para makhluk. Kitab yang terpeli-hara ini adalah Lauhul Mahfuzh, maksudnya bahwa al-Qur`an ini termaktub di Lauhul Mahfuzh, teragungkan di sisi Allah dan di sisi para malaikat di al-Malaul a'la. Ada (juga) kemungkinan bahwa yang dimaksud dengan kitab yang terpelihara adalah kitab yang berada di tangan para malaikat yang Allah turunkan untuk menyampaikan wahyu dan risalahNya. Dan yang dimaksud dengan hal itu adalah bahwasanya kitab ter-sebut terpelihara dari para setan, yang mana mereka tidak mampu untuk merubahnya, tidak mampu menambah dan tidak mampu mengurangi maupun mencurinya.