النجم
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
فَأَعْرِضْ عَن مَّن تَوَلَّىٰ عَن ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ إِلَّا ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا ٢٩
(29) Mengingat inilah kebiasaan orang-orang tersebut, me-reka tidak memiliki tujuan untuk mengikuti kebenaran tapi tujuan dan maksud mereka adalah keinginan hawa nafsu, karena itu, Allah سبحانه وتعالى memerintahkan RasulNya agar berpaling dari orang yang berpaling dari mengingat al-Qur`an, yaitu peringatan yang bijak-sana dan al-Qur`an yang agung serta berita mulia. Berpalinglah dari ilmu yang hanya mencari keduniaan dan inilah puncak ke-inginannya. Sebagaimana yang diketahui, setiap orang tidak akan mengerjakan sesuatu kecuali untuk sesuatu yang diinginkannya, hanya saja usaha mereka itu hanya terbatas pada dunia dan hawa nafsu keduniaan; bagaimana pun cara mendapatkannya mereka akan menempuh cara itu. Cara apa saja yang bisa mendapatkan keduniaan, mereka langsung memperebutkannya.