النجم
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
مَا زَاغَ ٱلْبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ ١٧
(17) ﴾ مَا زَاغَ ٱلۡبَصَرُ ﴿ "Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling," artinya tidak berpaling ke kiri dan ke kanan dari fokusnya, ﴾ وَمَا طَغَىٰ ﴿ "dan tidak (pula) melampauinya," artinya pandangan beliau tidak melewatinya. Ini adalah sempurnanya etika Rasulullah a, berdiri di tempat yang telah disiapkan Allah سبحانه وتعالى, tidak bergeser dan tidak melampauinya. Ini merupakan etika agung yang paling sempurna yang mengungguli akhlak seluruh manusia, baik yang pertama maupun yang terakhir. Kekeliruan dalam hal ini ada dua kemung-kinan; pertama karena seorang hamba tidak menunaikan perintah Allah سبحانه وتعالى atau menunaikannya namun tidak sempurna dengan cara bermalas-malasan atau secara berlebihan, dan kemungkinan kedua adalah karena melampaui batas, baik ke kanan maupun ke kiri. Semua hal ini tidak terdapat pada diri Rasulullah a.