انتقل إلى المحتوى
Tafsir As-Saadi - Indonesian · الدخان
السورة ٤٤

الدخان

هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.

النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22

الآية ٢٤

وَٱتْرُكِ ٱلْبَحْرَ رَهْوًا ۖ إِنَّهُمْ جُندٌ مُّغْرَقُونَ ٢٤

(24) ﴾ وَٱتۡرُكِ ٱلۡبَحۡرَ رَهۡوًاۖ ﴿ "Dan biarkanlah laut itu tetap terbelah," yaitu seperti kondisinya. Hal itu karena ketika Musa dan Bani Israil pergi di malam hari sebagaimana diperintahkan Allah سبحانه وتعالى dan diikuti oleh Fir'aun, Allah سبحانه وتعالى memerintahkan Nabi Musa عليه السلام untuk memukul laut kemudian berubah menjadi dua belas jalan. Air laut yang ada di sela-sela jalan itu seperti gunung besar. Musa dan kaumnya pun melintas. Ketika mereka keluar dari laut, Allah سبحانه وتعالى memerintahkan Nabi Musa عليه السلام untuk membiarkannya tetap terbelah agar dilintasi oleh Fir'aun dan bala tentaranya, ﴾ إِنَّهُمۡ جُندٞ مُّغۡرَقُونَ ﴿ "sesungguhnya me-reka adalah tentara yang akan ditenggelamkan." Ketika seluruh kaum Nabi Musa عليه السلام keluar dari air dan kaum Fir'aun masuk, Allah سبحانه وتعالى memerintahkan Nabi Musa عليه السلام untuk memukul ke arah mereka dan mereka semua tenggelam dan meninggalkan semua kenikmatan dunia. Allah سبحانه وتعالى menjadikan Bani Israil yang pernah diperbudak oleh mereka sebagai yang mewarisi mereka.