فصلت
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
وَقَالُوا۟ لِجُلُودِهِمْ لِمَ شَهِدتُّمْ عَلَيْنَا ۖ قَالُوٓا۟ أَنطَقَنَا ٱللَّهُ ٱلَّذِىٓ أَنطَقَ كُلَّ شَىْءٍ وَهُوَ خَلَقَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ ٢١
(21) Apabila anggota-anggota tubuh itu telah memberikan kesaksiannya, mereka pun mencelanya, ﴾ وَقَالُواْ لِجُلُودِهِمۡ ﴿ "dan mereka berkata kepada kulit mereka." Ini dalil (bukti) bahwa kesaksian dila-kukan oleh setiap anggota tubuh, sebagaimana kami sebutkan tadi, ﴾ لِمَ شَهِدتُّمۡ عَلَيۡنَاۖ ﴿ "Mengapa kamu menjadi saksi melawan kami" pada kami membela kalian? ﴾ قَالُوٓاْ أَنطَقَنَا ٱللَّهُ ٱلَّذِيٓ أَنطَقَ كُلَّ شَيۡءٖۚ ﴿ "Kulit mereka menjawab, 'Allah yang telah menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadi-kan kami pandai pula berkata'." Jadi kami tidak mempunyai kemam-puan untuk menghindari pemberian kesaksian saat kami dijadikan pandai berbicara oleh Tuhan yang tidak ada seorang pun yang bisa terlepas dari masyi`ah (kehendak)Nya, ﴾ وَهُوَ خَلَقَكُمۡ أَوَّلَ مَرَّةٖ ﴿ "dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali yang pertama," sebagaimana Dia telah menciptakan kalian dengan perangkat tubuh kalian, Dia juga telah menciptakan sifat-sifat kalian, yang di antaranya adalah kemampuan berbicara, ﴾ وَإِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ ﴿ "dan hanya kepadaNya-lah kamu dikembalikan" di akhirat kelak, lalu Dia akan memberikan balasan atas apa yang telah kalian kerjakan. Ada kemungkinan maksud dari penjelasan di atas adalah berargumen dengan penciptaan pertama untuk membenarkan kebangkitan, sebagaimana itu adalah metode al-Qur`an.