الصافات
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
فَنَظَرَ نَظْرَةً فِى ٱلنُّجُومِ ٨٨ فَقَالَ إِنِّى سَقِيمٌ ٨٩ فَتَوَلَّوْا۟ عَنْهُ مُدْبِرِينَ ٩٠ فَرَاغَ إِلَىٰٓ ءَالِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ ٩١ مَا لَكُمْ لَا تَنطِقُونَ ٩٢ فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًۢا بِٱلْيَمِينِ ٩٣
(88-93) Lalu, Nabi Ibrahim عليه السلام hendak menghancurkan patung-patung mereka, dan beliau mampu menghabisinya. Maka beliau pun mengambil kesempatan pada saat mereka lalai, tatkala mereka pergi menuju salah satu hari raya mereka, dan Ibrahim pun turut keluar bersama mereka, ﴾ فَنَظَرَ نَظۡرَةٗ فِي ٱلنُّجُومِ 88 فَقَالَ إِنِّي سَقِيمٞ 89 ﴿ "Lalu ia memandang sekali pandang ke bintang-bintang, kemudian ia berkata, 'Sesungguhnya aku sakit'." Di dalam sebuah hadits shahih disebut-kan, لَمْ يَكْذِبْ إِبْرَاهِيْمُ عليه السلام إِلَّا ثَلَاثَ كَذَبَاتٍ: قَوْلُهُ: إِنِّيْ سَقِيْمٌ، وَقَوْلُهُ: بَلْ فَعَلَهُ كَبِيْرُهُمْ هٰذَا، وَقَوْلُهُ: إِنَّهَا أُخْتِيْ. "Ibrahim عليه السلام tidak pernah berdusta kecuali tiga kali dusta saja, yaitu: Ketika berkata, 'Sesungguhnya aku sakit', ketika berkata, 'Sesung-guhnya itu dilakukan oleh patung yang paling besar ini', dan ketika ber-kata tentang istrinya, 'Dia adalah saudara perempuanku'."[75] Maksudnya adalah bahwa Nabi Ibrahim tidak ikut serta ber-sama mereka dengan maksud supaya bisa menghancurkan berhala-berhala mereka. Maka dari itu, ﴾ فَتَوَلَّوۡاْ عَنۡهُ مُدۡبِرِينَ ﴿ "mereka berpaling dari padanya dengan membelakang." Dan tatkala beliau menemukan kesempatan, ﴾ فَرَاغَ إِلَىٰٓ ءَالِهَتِهِمۡ ﴿ "ia pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka," maksudnya, segera pergi kepadanya secara sem-bunyi-sembunyi dan penuh kehati-hatian, ﴾ فَقَالَ ﴿ "lalu ia berkata" dengan nada mengejeknya, ﴾ أَلَا تَأۡكُلُونَ 91 مَا لَكُمۡ لَا تَنطِقُونَ 92 ﴿ "Apakah kamu tidak makan? Kenapa kamu tidak berbicara?"Artinya, bagaimana ia laik disembah padahal ia lebih lemah daripada hewan-hewan yang bisa makan dan berbicara; sedangkan berhala-berhala ini adalah benda mati yang tidak makan dan tidak pula bisa berbicara? ﴾ فَرَاغَ عَلَيۡهِمۡ ضَرۡبَۢا بِٱلۡيَمِينِ 93 ﴿ "Lalu dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukul-nya dengan tangan kanannya." Artinya, Nabi Ibrahim pun mulai me-mukulnya dengan kuat dan keras hingga menjadi hancur, kecuali berhala yang terbesar milik mereka (dibiarkannya) agar mereka kembali kepadanya.