انتقل إلى المحتوى
Tafsir As-Saadi - Indonesian · السجدة
السورة ٣٢

السجدة

هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.

النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22

الآية ٢٦

أَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّنَ ٱلْقُرُونِ يَمْشُونَ فِى مَسَـٰكِنِهِمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍ ۖ أَفَلَا يَسْمَعُونَ ٢٦

(26) Maksudnya, apakah belum menjadi jelas bagi mereka yang mendustakan rasul dan menjadi petunjuk bagi mereka kepada yang benar, berapa banyak sudah Kami binasakan sebelum mereka umat-umat yang telah menempuh jalan mereka, ﴾ يَمۡشُونَ فِي مَسَٰكِنِهِمۡۚ ﴿ "sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu" lalu mereka menyaksikannya dengan pandangan mata kepala mereka, seperti kaum Nabi Hud, Shaleh dan kaum Nabi Luth. ﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٍۚ ﴿ "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda," yang dapat dijadikan dalil atas kebenaran para rasul yang telah datang kepada mereka, dan atas kebatilan ajaran yang mereka anut, yaitu syirik dan keburukan, serta dalil atas (hukum balasan) bahwa siapa saja yang melakukan seperti perbuatan mereka maka akan diperlakukan sama seperti perlakuan terhadap orang-orang sebelumnya, dan dalil atas (janji Allah) bahwa Allah سبحانه وتعالى pasti memberikan balasan kepada hamba-hambaNya dan pasti menghidupkan mereka kembali untuk dihimpun dan diberi pem-balasan. ﴾ أَفَلَا يَسۡمَعُونَ ﴿ "Maka apakah mereka tidak mendengarkan," ayat-ayat Allah, sehingga mereka menyadarinya lalu mengambil pela-jaran darinya? Kalau saja mereka mempunyai pendengaran yang benar dan akal yang sehat, tentu mereka tidak akan tetap pada kondisi yang memastikan mereka binasa.