الروم
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
ٱللَّهُ ٱلَّذِى يُرْسِلُ ٱلرِّيَـٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَيَبْسُطُهُۥ فِى ٱلسَّمَآءِ كَيْفَ يَشَآءُ وَيَجْعَلُهُۥ كِسَفًا فَتَرَى ٱلْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَـٰلِهِۦ ۖ فَإِذَآ أَصَابَ بِهِۦ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦٓ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ ٤٨ وَإِن كَانُوا۟ مِن قَبْلِ أَن يُنَزَّلَ عَلَيْهِم مِّن قَبْلِهِۦ لَمُبْلِسِينَ ٤٩
(48-49) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan tentang kesempurnaan ke-kuasaanNya dan kelengkapan nikmatNya, yaitu bahwasanya Dia ﴾ يُرۡسِلُ ٱلرِّيَٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابٗا ﴿ "mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan" dari bumi, ﴾ فَيَبۡسُطُهُۥ فِي ٱلسَّمَآءِ ﴿ "dan membentangkannya di langit" yakni, membentangkan dan menjadikannya luas, ﴾ كَيۡفَ يَشَآءُ ﴿ "menurut yang dikehendakiNya" menurut keadaan yang Dia kehendaki darinya, ﴾ وَيَجۡعَلُهُۥ ﴿ "kemudian menjadikannya," maksudnya, menjadikan awan yang terbentang luas itu ﴾ كِسَفٗا ﴿ "bergumpal-gumpal," maksudnya, awan yang tebal, sebagiannya menggumpali sebagian yang lain, ﴾ فَتَرَى ٱلۡوَدۡقَ يَخۡرُجُ مِنۡ خِلَٰلِهِۦۖ ﴿ "lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya," maksudnya, dari celah-celah awan itu, sebagai tetesan-tetesan kecil yang bertebaran, ia tidak turun semuanya (sekaligus) karena akan membuat rusak apa yang ditimpanya, ﴾ فَإِذَآ أَصَابَ ﴿ "maka apabila ia me-ngenai," maksudnya, dengan hujan itu, orang ﴾ يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦٓ إِذَا هُمۡ يَسۡتَبۡشِرُونَ ﴿ "yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira," sebagian menyampaikan berita gembira kepada sebagian yang lain dengan turunnya hujan itu. Yang demikian itu adalah karena sangat butuh dan sangat perlunya mereka kepadanya. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ وَإِن كَانُواْ مِن قَبۡلِ أَن يُنَزَّلَ عَلَيۡهِم مِّن قَبۡلِهِۦ لَمُبۡلِسِينَ ﴿ "Dan sesungguhnya sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa." Maksudnya, berputus harapan karena ke-terlambatan waktu turunnya. Maksudnya, Setelah hujan itu turun dalam kondisi seperti itu, maka hujan benar-benar menjadi sangat berharga bagi mereka, dan menjadi kebahagiaan, dan kegembiraan.