طه
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ ٢٤
(24) Setelah mengirimkan wahyu kepada Musa dan mene-tapkan kenabiannya serta memperlihatkan kepadanya tanda-tanda kekuasaanNya yang mencengangkan pandangan, Allah mengutus-nya ke Fir'aun, raja Mesir. Allah berfirman, ﴾ ٱذۡهَبۡ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ 24 ﴿ "Pergilah kepada Fir'aun; sesungguhnya dia telah melampaui batas," maksudnya, keras kepala dan melampaui batas dalam kekufuran, kemaksiatan, dan kecongkakan di bumi serta tindakan kediktatoran terhadap kaum yang lemah. Bahkan sampai mengklaim sifat ru-bubiyah dan uluhiyah. Semoga Allah memburukkan kondisinya. Artinya, tindakannya yang melampaui batas menjadi penyebab kebinasaannya. Akan tetapi, termasuk (cermin) rahmat Allah, hikmah, dan keadilanNya, Dia tidak menyiksa siapapun kecuali setelah tegaknya hujjah kepada mereka melalui pengiriman para rasul.