البقرة
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَقُولُوا۟ رَٰعِنَا وَقُولُوا۟ ٱنظُرْنَا وَٱسْمَعُوا۟ ۗ وَلِلْكَـٰفِرِينَ عَذَابٌ أَلِيمٌ ١٠٤
(104) Kaum Muslimin berkata di tengah perbincangan mereka bersama Rasul saat mereka belajar perkara-perkara agama mereka, ﴾ رَٰعِنَا ﴿ "Perhatikanlah kami," maksudnya perhatikan kon-disi kami, dan mereka bermaksud baik, sedangkan orang-orang Yahudi juga mengatakan seperti itu namun dengan maksud jelek, mereka memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengatakan hal itu kepada Rasulullah ﷺ dengan maksud yang jelek, maka Allah melarang orang-orang beriman mengucapkan kalimat itu untuk mencegah masalah tersebut. Ayat ini menunjukkan larangan tentang suatu perkara yang (pada dasarnya) boleh tetapi bisa menjadi jalan menuju kepada hal yang haram. Juga menunjukkan akhlak dan pemakaian kalimat yang tidak bermakna kecuali hanya yang baik dan tidak keji serta meninggalkan kalimat-kalimat yang jelek, atau yang mengandung makna mengganggu atau perkara yang tidak patut, maka Allah memerintahkan mereka kepada ka-limat-kalimat yang tidak bermaksud kecuali hanya yang baik saja. Allah berfirman, ﴾ وَقُولُواْ ٱنظُرۡنَا ﴿ "Namun katakanlah, 'Lihatlah kami'." dengan kalimat ini cukup mewakili maksud yang dikehendaki tanpa ada sedikit pun masalah, ﴾ وَٱسۡمَعُواْۗ ﴿ "dan dengarlah," Allah tidak menyebutkan hal yang didengar agar menjadi lebih umum kepada segala perkara yang diperintahkan untuk didengar, maka hal itu mencakup perintah mendengar al-Qur`an dan mendengar sunnah yang merupakan hikmah secara lafazh maupun makna dan sebagai respon. Ayat ini juga menunjukkan adab dan ketaatan, kemudian Allah mengancam orang-orang kafir dengan azab yang pedih lagi menyakitkan.