Abasa
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَـٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ 24 أَنَّا صَبَبْنَا ٱلْمَآءَ صَبًّا 25 ثُمَّ شَقَقْنَا ٱلْأَرْضَ شَقًّا 26 فَأَنۢبَتْنَا فِيهَا حَبًّا 27 وَعِنَبًا وَقَضْبًا 28 وَزَيْتُونًا وَنَخْلًا 29 وَحَدَآئِقَ غُلْبًا 30 وَفَـٰكِهَةً وَأَبًّا 31 مَّتَـٰعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَـٰمِكُمْ 32
(24-32) Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengarahkannya untuk mere-nung dan berpikir pada makanannya, bagaimanakah makanan itu sampai padanya setelah melalui berbagai fase dan dimudahkan oleh Allah سبحانه وتعالى untuknya seraya berfirman, ﴾ فَلۡيَنظُرِ ٱلۡإِنسَٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ 24 أَنَّا صَبَبۡنَا ٱلۡمَآءَ صَبّٗا 25 ﴿ "Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya, se-sungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit)," yakni Kami turunkan hujan ke bumi dengan lebat, ﴾ ثُمَّ شَقَقۡنَا ٱلۡأَرۡضَ شَقّٗا ﴿ "kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya" untuk tumbuh-tumbuhan, ﴾ فَأَنۢبَتۡنَا فِيهَا ﴿ "lalu Kami tumbuhkan di bumi itu," berbagai macam jenis makanan lezat dan hidangan nikmat, ﴾ حَبّٗا ﴿ "biji-bijian," dan ini mencakup seluruh macam biji-bijian dengan berbagai ma-camnya, ﴾ وَعِنَبٗا وَقَضۡبٗا ﴿ "anggur dan sayur-sayuran," yaitu sayur-sayuran hijau, ﴾ وَزَيۡتُونٗا وَنَخۡلٗا ﴿ "zaitun dan pohon kurma." Allah سبحانه وتعالى menyebutkan empat macam di atas secara khusus karena manfaatnya yang besar. ﴾ وَحَدَآئِقَ غُلۡبٗا ﴿ "Dan kebun-kebun (yang) lebat," yakni, kebun-kebun yang di dalamnya terdapat banyak pohon yang saling berjubel satu sama lain, ﴾ وَفَٰكِهَةٗ وَأَبّٗا ﴿ "dan buah-buahan serta rumput-rumputan," buah-buahan yang disenangi orang, seperti buah tin, anggur, delima, dan lainnya. Sedangkan rumput-rumputan adalah makanan hewan dan binatang ternak. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ مَّتَٰعٗا لَّكُمۡ وَلِأَنۡعَٰمِكُمۡ ﴿ "Untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu," yang diciptakan dan ditundukkan Allah سبحانه وتعالى bagi kalian. Maka siapa pun yang memperhatikan berbagai nikmat ini, wajib baginya bersyukur kepada Rabbnya dan mencurahkan daya untuk kembali padaNya dan mengarah pada ketaatan, serta membenarkan berita-beritaNya.