U bood nuxurka
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anfaal
Suuradda 8

Al-Anfaal

Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.

Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22

Aayadaha 62–63

وَإِن يُرِيدُوٓا۟ أَن يَخْدَعُوكَ فَإِنَّ حَسْبَكَ ٱللَّهُ ۚ هُوَ ٱلَّذِىٓ أَيَّدَكَ بِنَصْرِهِۦ وَبِٱلْمُؤْمِنِينَ 62 وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ۚ لَوْ أَنفَقْتَ مَا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا مَّآ أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّهُۥ عَزِيزٌ حَكِيمٌ 63

(62-63) Tidak ada yang dikhawatirkan dari perdamaian kecuali satu hal, yaitu bahwa mungkin saja tujuan mereka dalam perdamaian tersebut adalah untuk menipu kaum Muslimin dengan memanfaatkan kesempatan untuk menyerang mereka, maka Allah memberitahukan bahwa Dia adalah pelindung mereka dan cukup-lah Allah sebagai pelindung, dan bahwa akibat buruk makar mereka akan menimpa mereka sendiri. Dia berfirman, ﴾ وَإِن يُرِيدُوٓاْ أَن يَخۡدَعُوكَ فَإِنَّ حَسۡبَكَ ٱللَّهُۚ ﴿ "Dan jika mereka bermaksud hendak menipumu, maka sesung-guhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu)." Yakni melindungimu dari apa yang dapat menyakitimu. Dia-lah yang mengurusi kemas-lahatan dan keperluanmu, sebagaimana perlindungan dan bantuan-Nya yang menenteramkan hatimu telah kamu rasakan sebelum-nya. ﴾ ٱلَّذِيٓ أَيَّدَكَ بِنَصۡرِهِۦ وَبِٱلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "Dia-lah yang memperkuatmu dengan per-tolonganNya dan dengan para Mukmin." Yakni Allah membantumu dengan pertolongan langit yaitu pertolongan dariNya yang tidak ada sesuatu pun yang dapat menandinginya, dan pertolongan dengan orang-orang Mukmin dengan membimbing mereka untuk membantumu. ﴾ وَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِهِمۡۚ ﴿ "Dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman)," sehingga mereka kompak bersatu yang karena persatuan itu kekuatan mereka pun bertambah, dan ini bu-kan karena usaha seseorang, bukan pula dengan kekuatan selain kekuatan Allah. ﴾ لَوۡ أَنفَقۡتَ مَا فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعٗا ﴿ "Walaupun kamu membelanja-kan semua (kekayaan) yang berada di bumi", serupa emas, perak, dan lain-lain untuk menyatukan mereka setelah perselisihan dan per-pecahan yang berat itu, ﴾ مَّآ أَلَّفۡتَ بَيۡنَ قُلُوبِهِمۡ ﴿ "niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka", karena tidak ada yang mampu membo-lak-balikkan hati kecuali Allah. ﴾ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ أَلَّفَ بَيۡنَهُمۡۚ إِنَّهُۥ عَزِيزٌ حَكِيمٞ ﴿ "Akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha-perkasa lagi Mahabijaksana." Dan di antara keperkasaanNya adalah menyatukan dan mempertemukan hati mereka setelah sebelumnya bercerai-berai, sebagaimana Allah تعالى berfirman, ﴾ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَآءٗ فَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦٓ إِخۡوَٰنٗا وَكُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةٖ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡهَاۗ ﴿ "Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu karena nikmat Allah menjadilah kamu orang-orang yang bersaudara, dan kamu telah berada di tepi jurang Neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu darinya." (Ali Imran: 103).