Al-Haaqqa
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
فَإِذَا نُفِخَ فِى ٱلصُّورِ نَفْخَةٌ وَٰحِدَةٌ 13 وَحُمِلَتِ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَٰحِدَةً 14 فَيَوْمَئِذٍ وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ 15 وَٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَهِىَ يَوْمَئِذٍ وَاهِيَةٌ 16 وَٱلْمَلَكُ عَلَىٰٓ أَرْجَآئِهَا ۚ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَـٰنِيَةٌ 17 يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُونَ لَا تَخْفَىٰ مِنكُمْ خَافِيَةٌ 18
(13-18) Ketika Allah سبحانه وتعالى menyebutkan apa yang dilakukan-Nya terhadap orang-orang yang mendustakan para rasulNya dan bagaimana Allah سبحانه وتعالى memberi balasan serta menyegerakan siksaan mereka di dunia, Allah سبحانه وتعالى menyelamatkan para rasul dan pengikut-nya, hal ini menjadi pendahuluan balasan akhirat serta pembalasan amal perbuatan secara sempurna pada Hari Kiamat. Allah سبحانه وتعالى menyebutkan berbagai hal mengerikan yang akan terjadi pada Hari Kiamat. Pertama yang terjadi pada Hari Kiamat adalah ketika Israfil meniup ﴾ فِي ٱلصُّورِ ﴿ "sangkakala," ketika seluruh jasad bangkit pada tiupan pertama. Kemudian semua ruh keluar dan merasuk ke jasadnya masing-masing. Semua manusia berdiri menuju Rabb semesta alam. ﴾ وَحُمِلَتِ ٱلۡأَرۡضُ وَٱلۡجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةٗ وَٰحِدَةٗ ﴿ "Dan diangkat-lah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur." Maksudnya, gunung-gunung dicabut dan terlepas dari bumi kemu-dian diangkat hingga bumi menjadi datar sama sekali, tidak terlihat adanya tanah menurun dan tidak pula perbukitan. Inilah yang dilakukan Allah سبحانه وتعالى tehadap bumi beserta seluruh yang ada di atasnya. Sedangkan yang dilakukan terhadap langit; langit bergetar, berjalan, terpecah dan warnanya berubah. Keko-kohan dan kekuatan besar pun melemah setelah itu. Hal itu terjadi tidak lain dikarenakan sesuatu yang besar yang membuatnya ter-guncang dan dikarenakan urusan besar yang membuatnya lemah. ﴾ وَٱلۡمَلَكُ ﴿ "Dan malaikat-malaikat" mulia ﴾ عَلَىٰٓ أَرۡجَآئِهَاۚ ﴿ "berada di pen-juru-penjuru langit." Yakni, berada di tepi-tepi langit dan di pancang-pancang langit. Mereka tunduk karena Rabb mereka dan merendah karena keagunganNya. ﴾ وَيَحۡمِلُ عَرۡشَ رَبِّكَ فَوۡقَهُمۡ يَوۡمَئِذٖ ثَمَٰنِيَةٞ ﴿ "Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arasy Rabbmu di atas (kepala) me-reka," yakni para malaikat dengan kekuatan yang luar biasa ketika Allah سبحانه وتعالى datang untuk memutuskan perkara manusia dengan ke-adilan dan karuniaNya. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ يَوۡمَئِذٖ تُعۡرَضُونَ لَا تَخۡفَىٰ مِنكُمۡ خَافِيَةٞ ﴿ "Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Rabbmu), tiada sesuatu pun dari ke-adaanmu yang tersembunyi (bagi Allah)." Tidak raga dan hati kalian, tidak perbuatan dan sifat-sifat kalian, karena Allah سبحانه وتعالى Maha Me-ngetahui yang ghaib dan yang nyata. Semua manusia dikumpulkan dalam keadaan telanjang dan tidak mengenakan alas kaki di tanah luas terbentang rata. Penyeru akan memperdengarkan kepada mereka. Pandangan Allah سبحانه وتعالى mengenai semua manusia. Pada hari itu Allah سبحانه وتعالى akan memberi balasan atas amal perbuatan mereka. Karena itu Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bagaimanakah cara pemberian balasan amal seraya berfirman,