Al-An'aam
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
وَلَوْ أَنَّنَا نَزَّلْنَآ إِلَيْهِمُ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ ٱلْمَوْتَىٰ وَحَشَرْنَا عَلَيْهِمْ كُلَّ شَىْءٍ قُبُلًا مَّا كَانُوا۟ لِيُؤْمِنُوٓا۟ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ 111
(111) Begitu pula mereka menggantungkan iman kepada keinginan dan kehendak mereka semata tanpa bersandar kepada Allah, itu adalah kesalahan besar. Jika mukjizat-mukjizat besar da-tang kepada mereka seperti turunnya para malaikat kepada mereka, mereka memberi kesaksian kepada Rasulullah tentang risalah yang dibawanya, dialog mereka dengan orang-orang mati dan kebang-kitan mereka setelah mereka mati, dan Kami kumpulkan segala mukjizat di hadapan mereka sehingga ia berbicara kepada mereka berhadap-hadapan, melihat langsung tentang kebenaran sesuatu yang dibawa oleh Rasul, semua itu tidak membuat mereka beriman jika Allah tidak menghendaki mereka beriman. Akan tetapi kebanyakan dari mereka tidak mengetahui, oleh karena itu, mereka hanya menggantungkan iman mereka kepada turunnya mukjizat, padahal sesuai dengan tuntutan akal dan ilmu, hendaknya tujuan seorang hamba adalah ketundukan kepada kebe-naran, hendaknya dia mencarinya dengan cara yang telah dijelaskan oleh Allah lalu mengamalkannya dan memohon pertolongan kepada Tuhannya dalam mengikutinya, bukan bersandar kepada dirinya, kepada daya dan kekuatannya serta tidak menuntut turunnya muk-jizat-mukijizat yang justru tidak ada manfaat padanya.