Al-Jaathiya
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
أَمْ حَسِبَ ٱلَّذِينَ ٱجْتَرَحُوا۟ ٱلسَّيِّـَٔاتِ أَن نَّجْعَلَهُمْ كَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ سَوَآءً مَّحْيَاهُمْ وَمَمَاتُهُمْ ۚ سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ 21
(21) Maksudnya, apakah orang-orang yang bergelimang dalam dosa dan malas dalam menunaikan hak-hak Rabb mereka mengira, ﴾ أَن نَّجۡعَلَهُمۡ كَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ ﴿ "Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shalih," seperti orang-orang yang menunaikan hak-hak Rabb mereka dan menjauhi larangan-laranganNya. Orang-orang yang berbuat dosa itu tetap saja mengedepankan hawa nafsu diri mereka. Dengan kata lain, apakah mereka mengira kedua golongan tersebut sama saja, baik di dunia maupun di akhirat? Teramat buruk perkiraan dan dugaan mereka dan amat buruk keputusan mereka. Hukum tersebut bertentangan dengan hukum yang dibuat oleh Hakim Yang Paling Adil dan juga berseberangan dengan akal dan fitrah sehat. Bertentangan dengan berbagai kitab yang diberitakan oleh para rasul. Hukum pasti menyebutkan; bahwa orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan akan mendapatkan perto-longan, kebahagiaan, dan pahala, baik di dunia maupun di akhirat berdasarkan kebaikan yang mereka lakukan, sedangkan orang-orang yang bergelimang dosa akan mendapatkan azab, murka, penghinaan, dan kesengsaraan, baik di dunia maupun di akhirat.