Al-Ghaafir
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
وَٱللَّهُ يَقْضِى بِٱلْحَقِّ ۖ وَٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ لَا يَقْضُونَ بِشَىْءٍ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ 20
(20) ﴾ وَٱللَّهُ يَقۡضِي بِٱلۡحَقِّۖ ﴿ "Dan Allah menghukum dengan haq," se-bab FirmanNya adalah haq dan hukum syariatNya juga haq serta hukum balasanNya pun haq. Dia-lah yang meliputi segala sesuatu dengan ilmuNya, catatan maupun pemeliharaan. Dia-lah Yang Suci dari perbuatan zhalim, kekurangan, dan dari seluruh cacat. Dia-lah yang memutuskan keputusan takdirNya yang apabila Dia menghendaki sesuatu, pasti terjadi, dan bila tidak Dia kehendaki, tidak terjadi. Dan Dia-lah yang memberikan keputusan di antara segenap hamba-hambaNya yang beriman dan yang kafir di dunia dan memisah di antara mereka dengan suatu kemenangan yang dengannya Dia membela para wali dan hamba-hamba yang di-cintaiNya. ﴾ وَٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ مِن دُونِهِۦ ﴿ "Dan sembahan-sembahan yang mereka sem-bah selain Allah." Ini mencakup segala sesuatu yang disembah selain Allah, ﴾ لَا يَقۡضُونَ بِشَيۡءٍۗ ﴿ "tiada dapat menghukum dengan suatu apa pun," karena mereka lemah dan tidak mempunyai keinginan kepada kebaikan dan tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ﴿ "Sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Men-dengar" segenap suara dengan berbagai macam perbedaan bahasa dan beragamnya kebutuhan, ﴾ ٱلۡبَصِيرُ ﴿ "lagi Maha Melihat"[82] terhadap apa yang terjadi dan yang akan terjadi, dan apa yang bisa dilihat dan apa yang tidak bisa dilihat, apa yang diketahui oleh manusia dan apa yang tidak mereka ketahui. Pada awal dua ayat di atas Dia berfirman, ﴾ وَأَنذِرۡهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡأٓزِفَةِ ﴿ "Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat," kemudian Dia menyifatinya (mendeskripsikannya) dengan beberapa sifat yang bisa mengantarkan kepada persiapan untuk menghadapi hari nan dahsyat itu, karena sifat-sifat tersebut mengandung dorongan (dari satu sisi) dan ancaman (dari sisi yang lainnya).