Yaseen
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
لِيَأْكُلُوا۟ مِن ثَمَرِهِۦ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ 35
(35) ﴾ لِيَأۡكُلُواْ مِن ثَمَرِهِۦ ﴿ "Supaya mereka dapat makan dari buahnya," sebagai makanan pokok, buah-buahan, penyedap makanan, dan kelezatan, ﴾ و َ ﴿ "dan" sesungguhnya buah-buahan itu ﴾ م َ ا ﴿ "dari apa" yang d i u s a h a k a n ﴾ أَيۡدِيهِمۡۚ ﴿ "oleh tangan mereka." Mereka sama sekali tidak mempunyai andil dalam menciptakan ataupun mem-buatnya. Itu semua sesungguhnya adalah ciptaan Allah Yang Ma-habijaksana dan Pemberi rizki yang terbaik. Dan juga, tidak dila-kukan oleh tangan mereka dalam bentuk memasaknya di atas api atau lainnya, melainkan Allah-lah yang mengadakan buah-buahan itu, yang tidak perlu dimasak atau diapakan saja, melainkan lang-sung diambil dari pohonnya lalu bisa dimakan saat itu juga. ﴾ أَفَلَا يَشۡكُرُونَ ﴿ "Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?" ke-pada yang telah melimpahkan berbagai nikmat ini dan mencurah-kan bagian dari kemurahan dan karuniaNya kepada mereka hingga permasalahan agama dan dunia mereka menjadi baik? Tidakkah yang telah menghidupkan tanah setelah kematiannya (kekeringan-nya) lalu menumbuhkan padanya berbagai tanaman dan pepo-honan, meletakkan padanya rasa lezat buah-buahan dan menge-luarkan benih-benih baru dari dahan-dahannya serta memancarkan dari tanah yang kering lagi mati beberapa sumber air, maka bu-kankah itu bukti Allah Kuasa untuk menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati?! Ya, sesungguhnya Dia Kuasa atas segala sesuatu.