Al-Qasas
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ فَيَقُولُ أَيْنَ شُرَكَآءِىَ ٱلَّذِينَ كُنتُمْ تَزْعُمُونَ 74 وَنَزَعْنَا مِن كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا فَقُلْنَا هَاتُوا۟ بُرْهَـٰنَكُمْ فَعَلِمُوٓا۟ أَنَّ ٱلْحَقَّ لِلَّهِ وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ 75
(74-75) Maksudnya, dan pada hari di mana Allah memang-gil orang-orang yang telah mempersekutukanNya, yang beralih dari menyembah Allah kepada selain Allah, yaitu mereka yang beranggapan bahwa Allah mempunyai sekutu-sekutu yang berhak disembah, mereka dapat memberikan manfaat dan bisa menimpa-kan bahaya. Maka nanti di Hari Kiamat, Allah hendak memper-lihatkan kelancangan dan kedustaan anggapan mereka serta pen-dustaan mereka terhadap diri mereka sendiri. Allah memanggil mereka, ﴾ أَيۡنَ شُرَكَآءِيَ ٱلَّذِينَ كُنتُمۡ تَزۡعُمُونَ ﴿ "Di manakah sekutu-sekutuKu yang dahulu kamu katakan?" Maksudnya, menurut keyakinan mereka, bukan berdasarkan perintah, seperti dikatakan oleh Allah, ﴾ وَمَا يَتَّبِعُ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ شُرَكَآءَۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنۡ هُمۡ إِلَّا يَخۡرُصُونَ 66 ﴿ "Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu selain Allah, tidak-lah mengikuti (suatu keyakinan). Tidaklah mereka mengikuti melainkan prasangka belaka, dan mereka hanyalah menduga-duga." (Yunus: 66). Maka apabila mereka itu telah hadir, Allah mengambil,﴾ مِن كُلِّ أُمَّةٖ ﴿ "dari tiap-tiap umat" dari umat-umat yang mendustakan ﴾ شَهِيدٗا ﴿ "seorang saksi," yang memberikan kesaksian atas apa yang telah terjadi di dunia, yaitu perbuatan syirik dan keyakinan mereka. Mereka (yang dipilih itu) tak ubahnya seperti orang-orang pilihan. Allah memilih dari para tokoh pendusta itu orang yang siap meng-hadapi pertengkaran dan debat membela saudara-saudara mereka. Mereka semua satu pandangan. Lalu apabila mereka telah muncul dalam persidangan, ﴾ فَقُلۡنَا هَاتُواْ بُرۡهَٰنَكُمۡ ﴿ "Kami berkata, 'tunjukkanlah bukti kebenaranmu'." Maksudnya, alasan dan argumen kalian yang membuktikan kebenaran perbuatan syirik kalian. Apakah Kami telah menyuruh kalian melakukan hal itu? Apakah para rasulKu juga memerintahkannya kepada kalian? Apakah kalian menemu-kan hal itu di dalam kitab-kitab suciKu? Apakah di antara mereka ada orang yang berhak mendapat ketuhanan? Apakah mereka (para sekutu itu) berguna bagi kalian? Atau dapat mencegah azab Allah dari kalian? Atau mereka bisa melindungi kalian? Jika benar demikian, maka silahkan mereka melakukannya, jika di antara mereka ada yang mampu maka hendaklah mereka memperlihatkan-nya kepada kalian jika mereka benar-benar memiliki kemampuan. ﴾ فَعَلِمُوٓاْ ﴿ "Maka tahulah mereka," pada saat itu akan kepalsuan dan kerusakan keyakinan mereka, dan ﴾ أَنَّ ٱلۡحَقَّ لِلَّهِ ﴿ "bahwasanya yang haq itu kepunyaan Allah" سبحانه وتعالى. Pertengkaran telah menimpa mereka, argumen mereka habis, sedangkan argumen Allah سبحانه وتعالى sangat jelas. ﴾ وَضَلَّ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ ﴿ "Dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan," yaitu kedustaan dan kebohongan. Ia sirna, habis, dan lenyap. Mereka pun mengetahui bahwasanya Allah benar-benar telah berbuat adil terhadap mereka, di mana Dia tidak menempatkan siksa kecuali terhadap orang-orang yang berhak menyandangnya.