U bood nuxurka
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Baqara
Suuradda 2

Al-Baqara

Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.

Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22

Aayadaha 89–90

وَلَمَّا جَآءَهُمْ كِتَـٰبٌ مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ مُصَدِّقٌ لِّمَا مَعَهُمْ وَكَانُوا۟ مِن قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَلَمَّا جَآءَهُم مَّا عَرَفُوا۟ كَفَرُوا۟ بِهِۦ ۚ فَلَعْنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ 89 بِئْسَمَا ٱشْتَرَوْا۟ بِهِۦٓ أَنفُسَهُمْ أَن يَكْفُرُوا۟ بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ بَغْيًا أَن يُنَزِّلَ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۖ فَبَآءُو بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍ ۚ وَلِلْكَـٰفِرِينَ عَذَابٌ مُّهِينٌ 90

(89-90) Maksudnya, ﴾ وَلَمَّا جَآءَهُمۡ كِتَٰبٞ ﴿ "dan setelah datang kepada mereka al-Qur`an" dari sisi Allah melalui sebaik-baik makhluk dan penutup para Nabi, yang mengandung segala hal yang membenar-kan Taurat yang ada pada mereka, dan sebenarnya mereka telah mengetahuinya, dan mereka telah yakin bahwasanya bila terjadi peperangan di antara mereka dengan kaum musyrikin pada masa jahiliyah, mereka meminta bantuan kepada Nabi ini, dan mereka mengancam kepada orang-orang musyrik itu akan munculnya Nabi tersebut, dan bahwasanya mereka akan memerangi kaum musyrikin bersamanya, namun ketika benar-benar telah datang kepada mereka kitab dan Nabi yang telah mereka ketahui tersebut, mereka malah kafir terhadapnya karena dengki dan zhalim, dise-babkan Allah memberikan kemuliaanNya terhadap siapa yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya. Maka Allah melaknat mereka dan memurkai mereka dengan murka yang sangat besar, dan banyaknya pengingkaran mereka dan berturut-turutnya kera-guan dan kesyirikan mereka, maka mereka mendapatkan azab yang menghinakan di akhirat nanti, maksudnya menyakitkan dan pedih, yaitu masuk Neraka Jahim dan lenyapnya nikmat surga yang abadi, maka teramat buruklah kondisi mereka, dan teramat buruklah apa yang mereka ganti dan rubah dari keimanan kepada Allah, kitab-kitabNya dan Rasul-rasulNya, kepada pengingkaran kepada Allah, kitab-kitabNya dan Rasul-rasulNya, padahal mereka mengetahui dan meyakininya, sehingga dengan begitu azabnya lebih dahsyat lagi.