Al-Kahf
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
ٱلَّذِينَ كَانَتْ أَعْيُنُهُمْ فِى غِطَآءٍ عَن ذِكْرِى وَكَانُوا۟ لَا يَسْتَطِيعُونَ سَمْعًا 101
(101) Ini adalah dampak-dampak ulah perbuatan dan ba-lasan tindak-tanduk mereka. Sesungguhnya mereka itu di dunia, mata mereka tertutupi oleh penutup (sehingga menutup) dari meng-ingat Allah. Pengertiannya, mereka itu berpaling dari peringatan yang bijaksana dan al-Qur`an al-Karim. ﴾ وَقَالُواْ قُلُوبُنَا فِيٓ أَكِنَّةٖ مِّمَّا تَدۡعُونَآ إِلَيۡهِ ﴿ "Dan mereka berkata, 'Hati kami berada dalam tutupan (yang menu-tupi) sesuatu yang mana kamu menyeru kami kepadanya'." (Fushshilat: 5). Pada mata-mata mereka terdapat tabir penutup yang meng-hambat mereka dari melihat tanda-tanda kebesaran Allah yang ber-manfaat. Seperti Firman Allah, ﴾ وَعَلَىٰٓ أَبۡصَٰرِهِمۡ غِشَٰوَةٞۖ ﴿ "Dan penglihatan mereka ditutup." (Al-Baqarah: 7). ﴾ وَكَانُواْ لَا يَسۡتَطِيعُونَ سَمۡعًا 101 ﴿ "Dan mereka tidak sanggup mendengar," maksudnya tidak sanggup mendengarkan ayat-ayat Allah yang mengantarkan kepada keimanan, lantaran kebencian mereka ter-hadap al-Qur`an dan Rasulullah. Sesungguhnya orang yang mem-benci tidak dapat memusatkan (konsentrasi) pendengarannya kepada perkataan orang yang dibencinya. Bila jalan-jalan ilmu dan kebaikan telah tertutup dengan rapat, maka mereka tidak memiliki pendengaran, pandangan, dan akal yang bermanfaat. Sungguh, mereka telah mengkufuri Allah, mengingkari ayat-ayatNya dan mendustakan para RasulNya. Akibatnya, mereka pantas menerima balasan Jahanam, dan itu adalah sejelek-jelek tempat kembali.