Faatir 35:9
فاطروَٱللَّهُ ٱلَّذِىٓ أَرْسَلَ ٱلرِّيَـٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَسُقْنَـٰهُ إِلَىٰ بَلَدٍ مَّيِّتٍ فَأَحْيَيْنَا بِهِ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ كَذَٰلِكَ ٱلنُّشُورُ
Dan Allah jualah yang menghantarkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan, kemudian Kami halakan awan itu ke negeri yang mati (yang kering kontang); lalu Kami hidupkan bumi sesudah matinya dengan (hujan dari awan) itu. Sedemikian itu pula kebangkitan manusia (hidup semula sesudah mati).
Makna: Malay Translation - Abdullah Basumayyah. Translated by Abdullah Basumayyah Versi 1.0.0, 2021-01-27. QuranEnc.com
Dan Allah jualah yang menghantarkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan, kemudian Kami halakan awan itu ke negeri yang mati (yang kering kontang); lalu Kami hidupkan bumi sesudah matinya dengan (hujan dari awan) itu. Sedemikian itu pula kebangkitan manusia (hidup semula sesudah mati).
Makna: Malay Translation - Abdullah Muhammad Basmeih. As distributed by the Tanzil Project (last update September 7, 2012), whose terms for its translations are for non-commercial use only. Versi 2012-09-07, 2012-09-07. Tanzil
Teks Arabnya ialah teks Tanzil, tanpa perubahan. Makna-maknanya ialah edisi para penerbitnya, tanpa perubahan; para penyemak Sabīl sendiri belum memeriksanya. Arab: teks Uthmani Tanzil, versi 1.1. Sumber: tanzil.net