Al-Qadr
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
إِنَّآ أَنزَلْنَـٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ 1
(1) Allah سبحانه وتعالى berfirman menjelaskan keutamaan al-Qur`an dan tingginya derajat al-Qur`an. ﴾ إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ ﴿ "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Qur`an) pada malam kemuliaan." Ini semakna dengan Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةٖ مُّبَٰرَكَةٍۚ ﴿ "Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi." (Ad-Dukhan: 3). Hal itu karena Allah سبحانه وتعالى mulai menurunkan al-Qur`an di bulan Ramadhan pada malam qadar, dengannya Allah سبحانه وتعالى merahmati seluruh hamba secara umum yang tidak mampu dihargai oleh manusia. Disebut malam qadar karena agungnya kemuliaan malam itu dan keutamaannya di sisi Allah سبحانه وتعالى, karena pada malam itu Allah سبحانه وتعالى menentukan ajal, rizki, dan ketentuan-ketentuan takdir selama satu tahun.