Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Mutaffifin
Surah 83

Al-Mutaffifin

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 34–36

فَٱلْيَوْمَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنَ ٱلْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ 34 عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ 35 هَلْ ثُوِّبَ ٱلْكُفَّارُ مَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ 36

(34-36) Karena itulah balasan mereka di akhirat sesuai dengan amal perbuatan mereka. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ فَٱلۡيَوۡمَ ﴿ "Maka pada hari ini," yaitu Hari Kiamat, ﴾ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنَ ٱلۡكُفَّارِ يَضۡحَكُونَ ﴿ "orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir," ketika melihat mereka terbolak-balik dalam azab dan semua yang dulu mereka dustakan telah lenyap, sedangkan orang-orang yang beriman berada di pun-cak kenikmatan dan ketenangan, ﴾ عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِ ﴿ "mereka (duduk) di atas dipan-dipan," ranjang yang berhias, ﴾ يَنظُرُونَ ﴿ "sambil memandang" ke-nikmatan yang dijanjikan Allah سبحانه وتعالى pada mereka dan memandang Wajah Rabb mereka Yang Mulia. ﴾ هَلۡ ثُوِّبَ ٱلۡكُفَّارُ مَا كَانُواْ يَفۡعَلُونَ ﴿ "Sesungguh-nya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan," yakni, mereka diberi balasan sesuai amal perbuatan mereka. Sebagaimana mereka menertawakan orang-orang Mukmin ketika berada di dunia dan menuduh mereka sebagai orang-orang sesat, maka di akhirat orang-orang yang beriman menertawakan mereka ketika melihat mereka berada dalam siksaan yang merupa-kan azab kesesatan. Ya, mereka diberi balasan atas apa yang telah mereka lakukan sebagai keadilan dan kebijaksanaan dari Allah سبحانه وتعالى. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.