Al-Anfaal
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ حَرِّضِ ٱلْمُؤْمِنِينَ عَلَى ٱلْقِتَالِ ۚ إِن يَكُن مِّنكُمْ عِشْرُونَ صَـٰبِرُونَ يَغْلِبُوا۟ مِا۟ئَتَيْنِ ۚ وَإِن يَكُن مِّنكُم مِّا۟ئَةٌ يَغْلِبُوٓا۟ أَلْفًا مِّنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَفْقَهُونَ 65
(65) Allah تعالى berfirman kepada NabiNya ﷺ, ﴾ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ حَرِّضِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ عَلَى ٱلۡقِتَالِۚ ﴿ "Hai Nabi, kobarkanlah semangat para Mukmin itu untuk berperang." Yakni doronglah dan paculah mereka untuk berperang dengan apa yang dapat menguatkan tekad mereka dan melecut semangat mereka, dengan memberikan anjuran dan janji pahala jihad dan melawan musuh, serta memberikan ancaman dan janji dosa terhadap sebaliknya, menjelaskan keutamaan kesabaran dan keberanian, serta apa yang dihasilkannya berupa kebaikan dunia dan akhirat, menjelaskan bahayanya sifat penakut, dan bahwa ia termasuk akhlak tercela yang menodai agama dan muru'ah, dan bahwa orang Mukmin lebih berhak untuk berani daripada yang lain. ﴾ إِن تَكُونُواْ تَأۡلَمُونَ فَإِنَّهُمۡ يَأۡلَمُونَ كَمَا تَأۡلَمُونَۖ وَتَرۡجُونَ مِنَ ٱللَّهِ مَا لَا يَرۡجُونَۗ ﴿ "Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya mereka pun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang ka-mu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan." (An-Nisa`: 104). ﴾ إِن يَكُن مِّنكُمۡ ﴿ "Jika ada di antara kamu", wahai orang-orang Muk-min ﴾ عِشۡرُونَ صَٰبِرُونَ يَغۡلِبُواْ مِاْئَتَيۡنِۚ وَإِن يَكُن مِّنكُم مِّاْئَةٞ يَغۡلِبُوٓاْ أَلۡفٗا مِّنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ ﴿ "dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalah-kan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antaramu, mereka dapat mengalahkan seribu orang-orang kafir." Satu Muslim melawan sepuluh orang kafir. Hal itu karena orang-orang kafir itu adalah ﴾ قَوۡمٞ لَّا يَفۡقَهُونَ ﴿ "kaum yang tidak mengerti." Yakni me-reka tidak mengetahui tentang apa yang Allah sediakan bagi para mujahidin di jalanNya. Orang-orang kafir berperang demi kekuasa-an dan membuat kerusakan di bumi, sementara kamu memahami maksud dari berperang, bahwa ia adalah untuk meninggikan kali-mat Allah, meninggikan agamaNya, membela KitabNya, dan meraih kemenangan besar di sisi Allah. Semua itu adalah pendorong untuk berani, bersabar, dan maju ke medan perang.