Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anfaal
Surah 8

Al-Anfaal

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 58

وَإِمَّا تَخَافَنَّ مِن قَوْمٍ خِيَانَةً فَٱنۢبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَىٰ سَوَآءٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْخَآئِنِينَ 58

(58) Yakni, jika antara kamu dengan suatu kaum terdapat perjanjian damai, lalu kamu khawatir mereka akan berkhianat, di mana kamu mencium indikasi pengkhianatan mereka dan mereka tidak berkhianat dengan terang-terangan, ﴾ فَٱنۢبِذۡ إِلَيۡهِمۡ ﴿ "maka kembali-kanlah perjanjian itu kepada mereka." Yakni, katakanlah kepada mereka bahwa antara kamu dengan mereka tidak ada perjanjian, ﴾ عَلَىٰ سَوَآءٍۚ ﴿ "dengan cara yang jujur." Yakni sehingga pengetahuanmu dan pe-ngetahuan mereka tentang itu adalah sama, tidak halal bagimu mengkhianati mereka atau melakukan sesuatu yang dilarang sesuai dengan tuntutan perjanjian sebelum kamu mengatakan itu kepada mereka. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلۡخَآئِنِينَ ﴿ "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat." Bahkan Dia sangat membencinya. Jadi, harus ada hal yang jelas yang membebaskanmu dari khianat. Ayat ini menunjukkan bahwa jika pengkhianatan telah terbukti terjadi dari mereka, maka tidak perlu lagi mengembalikan perjanjian kepada mereka, karena ia telah diketahui dengan jelas dari mereka, dan karena tidak ada kegunaannya, serta berdasarkan FirmanNya, ﴾ عَلَىٰ سَوَآءٍۚ ﴿ "Dengan cara yang jujur." Dan di sini pengkhianatan mereka telah diketahui oleh semua pihak. Makna tersirat ayat ini juga menun-jukkan bahwa jika pengkhianatan mereka tidak dikhawatirkan, di mana tidak ada indikasi ke arah sana dari mereka, maka tidak boleh membatalkannya, bahkan wajib dipenuhi sampai habis masanya.