Al-A'raaf
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَـٰلِحًا ۗ قَالَ يَـٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُۥ ۖ قَدْ جَآءَتْكُم بَيِّنَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ ۖ هَـٰذِهِۦ نَاقَةُ ٱللَّهِ لَكُمْ ءَايَةً ۖ فَذَرُوهَا تَأْكُلْ فِىٓ أَرْضِ ٱللَّهِ ۖ وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوٓءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ 73
(73) (وَ) "Dan" Kami telah mengutus, ﴾ إِلَىٰ ثَمُودَ ﴿ "kepada kaum Tsamud", kabilah terkenal yang mendiami Hijr dan sekitarnya di tanah Hijaz dan jazirah Arab. Allah mengutus kepada mereka ﴾ أَخَاهُمۡ صَٰلِحٗاۚ ﴿ "saudara mereka, Shalih," sebagai Nabi yang mengajak mereka kepada iman dan tauhid dan melarang mereka dari kekufuran dan kesyirikan. Maka Shalih berkata ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥۖ ﴿ "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada ilah bagimu selainNya." Dakwah Shalih sama dengan dakwah saudara-saudaranya para Nabi yang lain, yaitu perintah beribadah kepada Allah dan penje-lasan bahwa hanya Dia-lah yang berhak disembah. ﴾ قَدۡ جَآءَتۡكُم بَيِّنَةٞ مِّن رَّبِّكُمۡۖ ﴿ "Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Rabbmu." Yakni salah satu mukjizat yang tidak lain kecuali dari la-ngit di mana manusia tidak mampu mendatangkannya. Kemudian Shalih menjelaskan mukjizat itu ﴾ هَٰذِهِۦ نَاقَةُ ٱللَّهِ لَكُمۡ ءَايَةٗۖ ﴿ "Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu." Yakni ini adalah unta yang mulia lagi utama karena ia disandarkan kepada Allah sebagai bentuk penghormatan. Padanya terdapat tanda yang besar bagimu. Tanda ini disebutkan dalam FirmanNya, ﴾ لَّهَا شِرۡبٞ وَلَكُمۡ شِرۡبُ يَوۡمٖ مَّعۡلُومٖ 155 ﴿ "Ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempu-nyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu." (Asy-Syu'ara: 155). Tsamud memiliki sumur yang besar, ia terkenal dengan su-mur unta, mereka dan unta itu saling bergiliran. Satu hari unta itu minum dari sumur dan mereka minum air susunya, dan sehari beri-kutnya mereka minum dari sumur dan unta itu menjauh. Lalu Nabi mereka, Shalih عليه السلام berkata kepada mereka, ﴾ فَذَرُوهَا تَأۡكُلۡ فِيٓ أَرۡضِ ٱللَّهِۖ ﴿ "Maka biarkanlah dia makan di bumi Allah." Makanannya bukan tang-gung jawabmu sedikit pun. ﴾ وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوٓءٖ ﴿ "Dan janganlah kamu meng-ganggunya dengan gangguan apa pun", dengan menyembelihnya atau dengan yang lain, ﴾ فَيَأۡخُذَكُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ ﴿ "(yang karenanya) kamu akan di-timpa siksaan yang pedih."