Al-A'raaf
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَقَالَ ٱلْمَلَأُ مِن قَوْمِ فِرْعَوْنَ أَتَذَرُ مُوسَىٰ وَقَوْمَهُۥ لِيُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَيَذَرَكَ وَءَالِهَتَكَ ۚ قَالَ سَنُقَتِّلُ أَبْنَآءَهُمْ وَنَسْتَحْىِۦ نِسَآءَهُمْ وَإِنَّا فَوْقَهُمْ قَـٰهِرُونَ 127
(127) Fir'aun dengan kaki tangannya dan mayoritas dari mereka yang mengikuti para pembesar di kalangan mereka telah menyombongkan diri di depan ayat-ayat Allah dan mengingkari-nya karena kezhaliman dan kesombongan. Mereka berkata kepada Fir'aun dalam rangka menghasutnya agar mengazab Musa dengan alasan bahwa apa yang dibawanya adalah batil dan merupakan kerusakan di muka bumi, ﴾ أَتَذَرُ مُوسَىٰ وَقَوۡمَهُۥ لِيُفۡسِدُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Apakah kamu membiarkan Musa dan kaumnya untuk membuat kerusakan di negeri ini (Mesir)," dengan dakwah menyeru agar mereka beriman kepada Allah, kepada kemuliaan akhlak dan kebaikan amal yang merupa-kan kebaikan di muka bumi? Justru merekalah yang berada di atas kerusakan, akan tetapi orang-orang zhalim bersikap masa bodoh terhadap apa yang mereka katakan. ﴾ وَيَذَرَكَ وَءَالِهَتَكَۚ ﴿ "Dan meninggal-kanmu serta tuhan-tuhanmu." Yakni membiarkanmu dan tuhan-tu-hanmu, dia melarangmu dan menghalang-halangi manusia dari mengikutimu. Maka Fir'aun menjawab mereka dengan mengata-kan bahwa dia akan membiarkan Musa dengan Bani Israil dalam kondisi di mana mereka tidak dapat berkembang, dan Fir'aun de-ngan kaki tangannya merasa aman dari bahaya mereka. Katanya, ﴾ سَنُقَتِّلُ أَبۡنَآءَهُمۡ وَنَسۡتَحۡيِۦ نِسَآءَهُمۡ ﴿ "Akan kita bunuh anak-anak lelaki mereka dan kita biarkan hidup perempuan-perempuan mereka." Yakni kita membiar-kan anak-anak perempuan itu hidup, kita tidak membunuhnya. Jika kita melakukan itu, maka kita akan aman dari kekuatan me-reka yang berjumlah banyak, sisanya kita perbudak dan kita atur sesuai dengan kehendak kita. ﴾ وَإِنَّا فَوۡقَهُمۡ قَٰهِرُونَ ﴿ "Dan sesungguhnya kita berkuasa penuh di atas mereka." Mereka tidak memiliki kemam-puan untuk melepaskan diri dari hukum kita. Ini adalah puncak kesombongan, kezhaliman, dan kebengisan Fir'aun.