Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Surah 6

Al-An'aam

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 37

وَقَالُوا۟ لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ ءَايَةٌ مِّن رَّبِّهِۦ ۚ قُلْ إِنَّ ٱللَّهَ قَادِرٌ عَلَىٰٓ أَن يُنَزِّلَ ءَايَةً وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ 37

(37) ﴾ وَقَالُواْ ﴿ "Dan mereka (orang-orang musyrik Makkah) ber-kata," yakni orang-orang yang mendustakan Rasulullah ﷺ karena keras kepala dan sombong, ﴾ لَوۡلَا نُزِّلَ عَلَيۡهِ ءَايَةٞ مِّن رَّبِّهِۦۚ ﴿ "Mengapa tidak di-turunkan kepadanya (Muhammad) suatu mukjizat dari Tuhannya?" Maksudnya adalah, mukjizat-mukjizat yang mereka usulkan de-ngan akal mereka yang rusak dan pertimbangan mereka yang basi seperti ucapan mereka, ﴾ وَقَالُواْ لَن نُّؤۡمِنَ لَكَ حَتَّىٰ تَفۡجُرَ لَنَا مِنَ ٱلۡأَرۡضِ يَنۢبُوعًا 90 أَوۡ تَكُونَ لَكَ جَنَّةٞ مِّن نَّخِيلٖ وَعِنَبٖ فَتُفَجِّرَ ٱلۡأَنۡهَٰرَ خِلَٰلَهَا تَفۡجِيرًا 91 أَوۡ تُسۡقِطَ ٱلسَّمَآءَ كَمَا زَعَمۡتَ عَلَيۡنَا كِسَفًا أَوۡ تَأۡتِيَ بِٱللَّهِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ قَبِيلًا 92 ﴿ "Dan mereka berkata, 'Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami, atau kamu mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya. Atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana yang kamu katakan, atau kamu datangkan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami'." (Al-Isra`: 90-92). ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah," untuk menjawab ucapan mereka, ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ قَادِرٌ عَلَىٰٓ أَن يُنَزِّلَ ءَايَةٗ ﴿ "Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan suatu mukjizat." Tidak ada kelemahan dalam Qudrat Allah, bagaimana (bisa terjadi) sementara segala sesuatu pasrah dan tunduk di hadapan kemulia-an dan kekuasaanNya? Akan tetapi kebanyakan orang tidak me-ngetahui. Karena kebodohan dan ketidaktahuan, mereka meminta sesuatu yang lebih buruk daripada mukjizat-mukjizat yang mana jika ia datang lalu mereka tidak beriman kepadanya, niscaya azab akan disegerakan atas mereka sebagaimana ia menjadi sunnatullah yang tidak ada perubahan. Walaupun begitu, jika maksud mereka adalah mukjizat-muk-jizat yang menjelaskan kebenaran dan menerangkan jalan bagi mereka, maka Muhammad ﷺ telah hadir dengan seluruh mukjizat yang pasti, hujjah yang kuat yang menunjukkan kebenaran apa yang dia bawa, di mana dalam setiap masalah agama, seorang hamba bisa menemukan beberapa dalil aqli maupun naqli yang tidak menyi-sakan sedikit pun kebimbangan dan keraguan di dalam hati pada ayat Allah yang dia bawa. Mahasuci Allah yang telah mengutus RasulNya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, dan Dia mendukungnya dengan mukjizat-mukjizat yang jelas agar orang yang binasa menjadi binasa dalam kejelasan dan yang hidup menjadi hidup dalam kejelasan, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.