Al-An'aam
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا فِى كُلِّ قَرْيَةٍ أَكَـٰبِرَ مُجْرِمِيهَا لِيَمْكُرُوا۟ فِيهَا ۖ وَمَا يَمْكُرُونَ إِلَّا بِأَنفُسِهِمْ وَمَا يَشْعُرُونَ 123
(123) Orang-orang yang kebingungan dalam kegelapan dan buta di dalam kebatilan serta yang berada dalam keadaan bimbang adalah tidaklah sama. Di antara mereka adalah para pemimpin, para kepala dan figur publik, serta ada pula pengikut yang dipimpin. Yang pertamalah yang beruntung mendapatkan keadaan paling sengsara. Oleh karena itu Dia berfirman, ﴾ وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَا فِي كُلِّ قَرۡيَةٍ أَكَٰبِرَ مُجۡرِمِيهَا ﴿ "Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar." Maksudnya, para pemimpin di mana keja-hatannya besar dan pembangkangannya sangat parah. ﴾ لِيَمۡكُرُواْ فِيهَاۖ ﴿ "Agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu," dengan tipuan dan seruan kepada jalan setan, memusuhi para Rasul dan peng-ikutnya dengan ucapan dan perbuatan. Hanya saja tipu daya dan makar mereka justru kembali kepada diri mereka sendiri karena mereka membuat makar sementara Allah juga membuat makar, dan Dia adalah sebaik-baik pembuat makar. Begitu juga Allah menjadikan imam-imam besar dalam hida-yah dan orang-orang mulia yang melawan para penjahat itu, yang membantah pendapat-pendapat mereka, yang berjihad di jalan Allah melawan mereka, dan meniti jalan-jalan yang mengantarkan kepadanya. Allah membantu mereka, meluruskan pendapat mereka dan meneguhkan kaki mereka. Allah menjadikan hari-hari silih berganti di antara mereka dengan musuh-musuh mereka sehingga akhir perkaranya adalah kemenangan dan keunggulan mereka, dan akibat baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.